Belajar dari Bang Taufiq Akbar

Taufiq Akbar, S. H.

(Managing Partner  Taufiq Akbar & Partners Law Firm)

Seorang pria visionair dan organisatoris yang pemberani lahir di Kotamobagu, Daerah Sulawesi Utara pada 6 Juli 1988 bernama lengkap Taufiq Akbar Kadir atau kerab disapa Taufiq. Ia merupakan alumnus FH UII tahun 2013. Pria ini dibesarkan oleh keluarga yang sederhana  bapak nya bekerja sebagai wirsawasta sedangkan ibunya bekerja sebagai Ibu rumah tangga. Saat ingin mengenyam perkuliahan bertepatan dengan perekonomian orang tuanya yang tidak terlalu baik tidak mematahkan semangat Taufiq dalam dunia pendidikan dan meraih cita-citanya.

 

Pada awalanya Taufiq hanya mengetahui informasi FH UII dari senior-nya yang juga berada di Yogyakarta, ia telah diterima di berbagai universitas tetapi ia lebih memilih FH UII dengan berbagai pertimbangan yang menurutnya tepat untuk dijadikan tempat untuk memperoleh ilmunya dan menunjang cita-citanya, yakni menjadi seorang praktisi.

 

Taufiq resmi menjadi mahasiswa FH UII pada tahun 2009 setelah sebelumnya gagal masuk Akademi Kepolisian Semarang, ia masuk FH UII dengan finansial seadanya tetapi hal tersebut tidak menghambat semangatnya untuk belajar dan mendapatkan ilmu demi meraih cita-citanya menjadi seorang praktisi. Finansial yang pas-pasan membuat Taufiq harus memikirkan berbagai cara untuk mendapatkan uang demi memenuhi kebutuhannya sehari-hari, tetapi hal tersebut tidak mempengaruhi proses belajarnya di FH UII.  ia mengatakan “sembari orang tua saya berusaha disana saya juga harus berusaha disini”. Tidak banyak yang tau Taufiq mencoba berusaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berjualan donat sepulangnya belajar dari kampus, ia memulai mengambil donat di daerah Umbulharjo dan ia jualkan ke berbagai asrama-asrama mahasiswa di daerah Seturan. Baginya perekonomomian yang kurang baik tidak dapat dijadikan kendala. Ia harus terus maju tanpa peduli hambatan apapun yang menghampirinya.

Tidak sampai disitu, semasa kuliah Taufiq tidak hanya menjadi mahasiswa ‘Kupu-Kupu’ (Kuliah Pulang-Kuliah Pulang) tetapi ia juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi baik internal maupun eksternal kampus seperti Lembaga Eksekutif Mahasiswa Universitas , Himpunan Mahasiswa Islam FH UII (HMI), Lembaga Eksekutif Mahasiswa FH UII, Komunitas Peradilan Semu (KPS) FH UII, Forum Pemuda Nusantara Pemerintah Kota Yogyakarta (FPN), dan Kos Krisis Center Yogyakarta (KCC) baginya dari organisasi ia belajar berbagai hal, dari berbagai organisasi yang digelutinya ia paling dikenal aktif di KPS FH UII. ia masuk KPS FH UII karena ia tidak ingin hanya menjadi mahasiswa yang apatis, ia ingin ikut berpatisipasi untuk mengharumkan nama FH UII melalui berbagai macam kompetisi nasional.

 

Pada awal kompetisinya di KPS FH UII, ia dipercayai sebagai Penasihat Hukum pada event Piala Franseda di Universitas Atmajaya Jakarta dengan tema Hukum Telematika dan tidak main-main, perkataanya ia buktikan dengan membawa Trophy Juara 2 Piala Franseda di Atmajaya dan mendapatkan gelar Penasihat Hukum terbaik. Setelah Piala Franseda selesai  penggantian Ketua Umum, ia masuk bursa dalam nominasi Ketua Umum KPS FH UII periode 2012-2013 Pada awalnya ia berat hati untuk masuk dalam bursa nominasi pemilihan Ketua KPS FH UII karena menjadi  Ketua mempunyai tanggung jawab yang besar tidak hanya tanggung jawab moral  tetapi juga akademis, prestasi, dan kepada Allah. Karena KPS FH UII merupakan organisasi yang tidak diragukan lagi prestasinya dalam bidang Kompetisi Peradilan Semu.  Sudah dapat ditebak, Ia meraih suara terbanyak dan resmi menjadi ketua KPS FH UII.

Berbagai tantangan ia hadapi ketika menjabat sebagai Ketua KPS FH UII dan pilihannya teman-temannya tidak salah. Di bawah kepemimpinan, bantuan rekan-rekan, dosen-dosen pembimbing seperti Dr. Aroma, Teguh Sri Rahardjo, Mahrus Ali, Wahyu Prianka, dan Dr. Syaifuddin sebagai wakil dekan saat itu, KPS FH UII meraih Juara 2, Berkas terbaik, Panitera terbaik dan Penasihat Hukum terbaik pada Kompetisi Piala Mutiara Joko Sutono di Universitas Indonesia dan Juara 2 serta memborong seluruh gelar terbaik yakni Majelis Hakim, Panitera , Penasihat Hukum, Penuntut Umum dan Berkas terbaik pada Kompetisi Asean Law Sutudent (ALSA) Piala Mahkamah Agung di Universitas Brawijaya. Akhir masa jabatannya sebagai ketua KPS FH UII, KPS FH UII berhasil menyelenggarakan kompetisi piala AKM (abdul Kahar Mudzakir).

 

Sebelum lulus dari FH UII ia ditawari oleh Advokat Bambang Heriarto untuk ikut menangani perkara Kepailitan pemilik group Primagama yang digugat pailit.  Baginya ini merupakan kesempatan dan peluang yang besar untuk mengasah potensinya terlebih ketika itu ia masih menjadi mahasiswa yang sedang menggarap skripsi bidang kepailitan dipercaya untuk terlibat dalam menangani kasus yang cukup besar ini, dengan pengalaman dan pendidikan yang didapatnya di FH UII membuat maju tanpa ragu.

 

Taufiq lulus dari FH UII pada tahun 2013 dengan predikat cumlaude tanpa pikir panjang ia langsung mengikuti tes PKPA dan Peradi karena ia bercita-cita menjadi praktisi yaitu lawyer. Lulus dari PERADI ia memulai karirnya sebagai advokat muda dengan magang di Kantor Teguh SriRahadjo S.H (Dosen FH UII) magang selama kurang lebih 6 bulan di kantor pak Teguh memberikan pengalaman baru di dunia advokat. Setelah magang ia mengikuti tes di Lippo grup yang membuka lowongan untuk Legal Corporate. Ia lolos dan diterima di Lippo Group sebagai Legal Corporate bersama temannya yang sama-sama dari KPS FH UII tetapi ia tidak masuk ke kantor Lippo Group ia ditawari oleh Prof. Nindyo Pramono yang merupakan konsultan hukum tetap di Lippo Group untuk bekerja dan menambah pengalaman hukum bisnis di Lawfirmnya yaitu Nindyo & Associate menjadi salah satu associate di Nindyo & Associate menambah input pengetahuannya di bidang hukum perusahaan dan menjadikan dirinya sebagai advokat yang profesional.

 

Setelah resmi keluar dari Nindyo & Associate dengan tujuan untuk menjadi advokat yang mandiri dan profesional. Pada tahun 2015 ia mulai menjadi konsultan hukum mandiri dan sebagai project awalnya dia dipercaya menjadi Legal Consultant  untuk menyelesaiakan berbagai persoalan hukum di Max Prima Coal perusahanan penanaman modal  asing asal Korea dalam kurun waktu selama 1 tahun  sembari ia menjadi legal consultant di Max Prima Coal ia juga menghandle beberapa perkara lainnya salah satunya adalah Perkara kepilitan yang menjadi salah satu fokusnya. Selang berjalannya waktu Tahun 2016 setelah kontrak dengan Max Prima Coal berakhir ia menjadi lawyer yang menghandle beberapa project hukum dibidang properti real estate mulai dari proses transaski properti sampai pembentukan Persatuan Penghuni Rumah Susun atau PPRS dengan beberapa developer. Tidak berselang lama ia di tawarkan untuk menjadi Legal Consultant Corporate dan Permit (perizinan) di Ocean Metal Indo perusahaan asal Thailand di bidang pertambangan  yang terafiliasi dengan Charoen Pokpand Group Thailand yang sampai saat ini masih dipercayai untuk menghandle perusahaan tersebut.

 

Pada awal oktober 2017 ia mencoba untuk merintis firma hukum miliknya sendiri yang bernama Taufiq Akbar & Partners di Jakarta dengan area praktek hukum pertambangan, investasi, perusahaan dan tipikor dengan keberanian dan semangat yang membara ia mencoba untuk lebih profesional dan mandiri dalam dunia lawyer. Baginya walaupun ia telah menjadi salah satu lawyer yang mencoba untuk mandiri dan profesional dengan merintis firma hukum miliknya sendiri tetapi masih banyak alumni-alumni FH UII yang lebih baik dan bagus pengalamannya di banding dirinya dan suatu saat nanti para generasi advokat-advokat senior alumni FH UII akan berganti dan akan diregenerasi oleh advokat muda alumni FH UII.

Pesan-pesan untuk FH UII:

“Tetap lahirkan pendekar hukum yang profesional dan akademisi hukum yang memberikan sumbang asih kepada negara”

(Taufiq Akbar, Advokat;2017)

Prestasi KPS

PRESTASI KOMUNITAS PERADILAN SEMU 

Berikut daftar prestasi dalam kejuaraan tingkat nasional yang mampu diraih oleh Komunitas Peradilan Semu FH UII :

1.    Juara II Kompetisi Peradilan Semu Pidana Asean Law Students Association (ALSA) tahun 2003 diselenggarakan oleh FH Universitas Brawijaya, Malang; 

2.     Juara IV Kompetisi Peradilan Semu Pidana se- Jawa dan Bali tahun 2003 diselenggarakan oleh FH Universitas Sebelas Maret, Surakarta; 

3.     Juara II Kompetisi Peradilan Semu Pidana Asean Law Students Association (ALSA) tahun 2005 diselenggarakan oleh FH Universitas Diponegoro, Semarang; 

4.     Juara I Kompetisi Peradilan Semu Pidana tahun 2005 diselenggarakan oleh FH Universitas Katholik Atmajaya Yogyakarta, Yogyakarta; 

5.     Juara Umum Kompetisi Peradilan Semu Pidana Piala “Djoko Soetono IV” tahun 2006 diselenggarakan oleh FH Universitas Indonesia, Jakarta. Dalam kesempatan ini, tim delegasi FH UII memperoleh penghargaan sebagai Majelis Hakim Terbaik, Jaksa Penuntut Umum Terbaik, dan Penasehat Hukum terbaik; 

6.     Juara III Kompetisi Peradilan Semu Pidana Asean Law Students Association (ALSA) tahun 2006 diselenggarakan oleh FH Universitas Sriwijaya, Palembang; 

7.     Juara IV Kompetisi Peradilan Semu Pidana Asean Law Students Association (ALSA) tahun 2008 diselenggarakan oleh FH Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta; 

8.     Juara II Kompetisi Peradilan Semu Pidana Piala “Mutiara Djoko Soetono V” tahun 2008 diselenggarakan oleh FH Universitas Indonesia, Jakarta. Sekali lagi, dalam kesempatan ini, tim delegasi FH UII memperoleh penghargaan sebagai Majelis Hakim Terbaik. 

9.     Tuan rumah Kompetisi Peradilan Semu Pidana Nasional Piala A. Kahar Muzakkir I 2005 

10.   Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu Pidana Nasional Piala A. Kahar Muzakkir II 2007

Visi dan Misi

VISI & MISI

KETUA KOMUNITAS PERADILAN SEMU

LEMBAGA EKSEKUTIF MAHASISWA FH UII

PERIODE 2008-2009 

 

 “ Silaturahmi sebagai alat Mewujudkan Komunitas Peradilan Semu yang Memasyarakat, Berkarakter Profesional, dan Progresif ” 

Komunitas Peradilan Semu ( KPS ), organisasi yang menonjolkan sifat kekeluargaannya ini telah berdiri sejak 4 ( empat ) tahun yang lalu. Dalam kurun waktu yang cukup singkat ini, KPS telah menjadi wadah yang cukup mumpuni dan disegani di dunia Peradilan Semu tingkat Nasional.

Hal ini tentunya menjadi pertaruhan bagi pengurus periode 2008-2009, apakah gelar tersebut dapat dipertahankan? Atau malahan dapat ditingkatkan? Menjawab pertanyaan tersebut tidak bisa begitu saja oleh individu-individu dalam keluarga ini. Karena persoalan seperti ini adalah persoalan organisasi, maka harus dijawab pula secara organisasi.

Akhir-akhir ini saya merasa “ terasingkan ”  dalam hingar bingar KPS, sebab saya merasa ada hal yang ganjil atau hilang pada organisasi yang saya cintai ini. Ternyata ghiroh kekeluargaan sedikit demi sedikit telah terkikis, dan hal ini sangat berbahaya bila dibiarkan. Oleh karena itu, adalah tantangan bagi pengurus saat ini untuk mengembalikan feel tersebut.

Selanjutnya permasalahan organisasi mahasiswa pada umumnya adalah mengenai loyalitas dan dedikasi. Saya sangat prihatin kepada anggota KPS yang beranggapan bahwa organisasi ini adalah sebagai pencetak gladiator siap perang di kancah nasional. Pendapat ini sangat salah! KPS merupakan sarana untuk belajar, belajar apapun. Belajar hukum baik materiil maupun formil, dan yang paling utama adalah belajar memaknai keragaman dalam kesatuan organisasi. Oleh karena itu, saya menghimbau agar paradigma seperti ini dapat diubah, sehingga perjalanan KPS tepat pada relnya menuju peran sertanya mewujudkan mahasiswa yang kritis, terampil dan ahli di bidang hukum yang bertanggungjawab terhadap pembangunan dan kemandirian hukum di Indonesia yang diridhoi Allah SWT. 

Dalam hal menghadapi tantangan masa depan yang semakin beragam, saya mencoba membangun Misi Ketua Peradilan Semu LEM FH UII sebagai berikut :

1.     Memperbaiki sistem yang telah dibangun sebelumnya, khususnya dalam hal harmonisasi organisasi;

2.     Menciptakan atmosfer organisasi yang sehat, komunikatif, sehingga melahirkan pribadi yang profesional;

3.     Mewujudkan tertib organisasi dalam semua lini;

4.     Membentuk pola pembinaan dan pengembangan mahasiswa yang terpadu untuk mendukung visi organisasi;

5.     Mewujudkan organisasi KPS sebagai wadah menggali potensi kreatif dan mengembangkan pemikiran serta penalaran mahasiswa;

6.     Menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam perjalanan organisasi KPS. 

 

Selanjutnya, saya perlu kiranya untuk membuat langkah-langkah sebagai bentuk kebijakan strategis yang ditargetkan mendukung visi dan misi organisasi, yakni :

1.     Empat (4) bulan pertama, adalah tanggungjawab saya selaku Ketua untuk kembali membangun silaturahmi dengan anggota istimewa KPS, memberikan pengertian tentang organisasi KPS kepada pengurus, dan membentuk pola pembinaan dan pengembangan mahasiswa yang terpadu;

2.     Empat (4) bulan kedua, ialah memberdayakan pengurus dan anggota dalam rangka persiapan Kompetisi Peradilan Semu Tingkat Nasional;

3.     Empat (4) bulan terakhir, adalah sebagai tugas organisasi KPS, yaitu pengabdian kepada kampus Fakultas Hukum UII, bagaimana euphoria berkompetisi peradilan semu dapat ditularkan, dapat dirasakan juga oleh mahasiswa hukum UII. Selanjutnya, dalam periode ini juga sebagai momentum membentuk kembali harmonisasi organisasi yang akan dilanjutkan pada pengurus selanjutnya. 

 

Impian saya ini tidak akan terwujud bila tidak ada koordinasi yang baik antara kita. Saya berbahagia telah dihadirkan oleh Allah Swt., kawan-kawan dan generasi penerus KPS yang handal dan terpercaya seperti kalian. Terakhir, sebelum saya tutup, saya akan mengutip beberapa kata bijak :

       ila kegagalan itu adalah hujan, dan keberhasilan itu adalah kemarau, maka kita harus melewati semuanya agar bisa melihat sebuah pelangi yang nilainya sangat luar biasa;

       Janganlah kawan-kawan berjalan di depan saya, karena bila kawan-kawan suatu saat lelah, saya bisa menginjak kalian. Dan janganlah berjalan di belakang saya, karena suatu saat saya akan bisa berlari, dan kalian tidak mampu mengejar saya. Namun berjalanlah di samping saya, mari berjalan berdampingan, mari rapatkan barisan untuk menuju KPS yang lebih baik. Yogyakarta, 28 November 2008

 

 

Kebijakan Dasar Ketua Umum

KEBIJAKAN DASAR KETUA UMUM

LEMBAGA EKSEKUTIF MAHASISWA

FAKULTAS HUKUMUN IVERSITAS ISLAM INDONESIA

MASA BHAKTI 2008 – 2009 A.

    

A.     Kebijakan Internal

a.     Menginternalisasikan nilai-nilai keilmuan dan keislaman dalam LEM FH UII

b.     Memupuk budaya – budaya intelektual dalam diri mahasiswa

c.      Membina dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa

d.     Meningkatkan peran dan kepedulian mahasiswa dalam berorganisasi

e.     Menjalin hubungan yang harmonis dan intensif dengan Keluaraga  Mahasiswa di lingkungan Fakultas maupun Universitas Islam Indonesia

f.      Menampung aspirasi mahasiswa dan berupaya untuk mencarikan solusi

g.     Menjalankan Lembaga serta segala kegitan dengan harmonis dan bertanggungjawab tanpa ada kekerasan verbal (bentakan) maupun non verbal (fisik).

B.     Kebijakan Eksternal

a.     Mempertahankan eksistensi LEM FH UII dikampus dan masyarakat.

b.     Membangun pola hubungan kemitraan dengan dekanat sesuai dengan sistem student goverment yang dianut KM UII.

c.     Memangun jaringan serta hubungan antar kampus, universitas, serta lembaga atau instansi

d.     Menjalin hubungan yang harmonis dan intensif dengan Institusi UII di lingkungan Fakultas maupun Universitas, serta dengan Alumni-alumni UII.

e.     Menjalankan peran mahasiswa sebagai agent of social control serta agent of change

f.     Membangun pola hubungan yang harmonis dengan elemen – elemen mahasiswa ekstra

g.     Memprioritaskan element ekstra yang telah berjasa pada FH UII untuk dapat mengembangkan mahasiswa FH UII.

h.     Mewujudkan kembali Eksitensi serta integritas FH UII sebagai kampus perjuangan.

i.      Merilis kreteria pemimpin bangsa yang ideal untuk Indonesia.    

Laporan Triwulan II

Laporan Triwulan IIPeriode Juli-September 2008(Dalam Rupiah)

 

LAPORAN UMUM

Laporan Triwulan IIPeriode Juli-September 2008(Dalam Rupiah) 

TGL/BLN

NO BUKTI

TRANSAKSI

DEBET(Rp)

KREDIT(Rp)

SALDO(Rp)

Saldo angsuran I

2.671.191,20

2.671.191,20

04/09

Penerimaan Angsuran II

5.332.431,81

8.003.633,01

1201-1244

Kesekretariatan

1.244.150

6.759.483,01

2201-2208

Kebendaharaan

1.479.350

5.280.133,01

3201-3213

Departemen MEDKOMINFO

285.950

5.994.183,01

TOTAL

8.003.633,01

3.009.450

4.994.183,01

 LAPORAN KHUSUS

LAPORAN KESEKRETARIATAN(Dalam Rupiah)

Tgl2008

NoBukti

Transaksi

Debet(Rp)

Kredit(Rp)

Saldo(Rp)

29/04

1201

Perbaikan printer

250.000

(250.000)

07/05

1202

Kertas HVS 70F

31.700

(281.700)

08/05

1203

Lakban tipis

4.800

(286.500)

08/05

1204

Amplop 1 pak

12.100

(298.600)

26/05

1205

Amplop 1 plastik

2.600

(301.200)

26/05

1206

Kertas HVS A4

28.600

(329.800)

26/05

1207

Buku folio 100 GK

9.500

(339.300)

28/05

1208

Lakban [email protected] 6.500

19.500

(358.800)

02/06

1209

Buku folio 50 GK

6.300

(365.100)

04/06

1210

Kertas HVS 70F

33.000

(398.100)

04/06

1211

Gelas 9xRp.900

8.100

(406.200)

04/06

1212

Gelas 3xRp.1400

4.200

(410.400)

11/06

1213

Gallon isi ulang

11.500

(421.900)

13/06

1214

Minuman tamu [email protected]

10.000

(431.900)

14/06

1215

Konsumsi rapat [email protected]

18.000

(449.900)

24/06

1216

Konsumsi rapat [email protected]

13.500

(463.400)

28/07

1217

Pulsa  As Rp.25.000

28.000

(491.400)

30/06

1218

Fotokopi [email protected]

7.100

(498.500)

30/06

1219

Fotokopi [email protected]

2.000

(500.500)

TOTAL

490.500

(500.500)

LAPORAN KEBENDAHARAAN

TGL2008

NOBUKTI

TRANSAKSI

DEBET(Rp)

KREDIT(Rp)

SALDO(Rp)

11/07

2201

Delegasi kegiatyan MILAD MAPALA

70.000

(70.000)

15/07

2202

Subsidi LK-II kegiatan HMI

200.000

(270.000)

29/07

2203

Gaji kareyawan bulan Juni

250.000

(520.000)

16/08

2204

Subsidi RAK kegiatan HMI

120.000

(640.000)

28/08

2205

Subsidi MAKRAB

780.400

(1.420.400)

03/09

2206

Gaji karyawan bulan Juli

250.000

(1.670.400)

11/11

2207

Sisa dana  pembuatan MADING

14.050

(1.656.350)

12/11

2208

Sisa dana MAKRAB

177.000

(1.479.350

TOTAL

2.996.850

(2.996.850)

Laporan Departemen MEDKOMINFO( Dalam Rupiah) 

TGL2008

NOBUKTI

TRANSAKSI

DEBET

KREDIT

SALDO

03/06

3201

Training Jurnalistik

40.000

(40.000)

28/06

3202

Dinding MADING tripleks [email protected] 75.000

300.000

(340.000)

TOTAL

          340.000

  (340.000)

Laporan Departemen AKPSDM (Dalam Rupiah) 

TGL2008

NOBUKTI

TRANSAKSI

DEBET

KREDIT

SALDO

26/06

4201

Seminar nasional di UIN

15.000

(15.000)

26/06

4202

Seminar nasional di UIN

15.000

(30.000)

27/06

4203

Tiket bedah buku

20.000

(50.000)

27/06

4204

Tiket bedah buku

20.000

(70.000)

TOTAL

70.000

(70.000)

Laporan Departemen PAJAK(Dalam Rupiah) 

TGL2008

NOBUKTI

TRANSAKSI

DEBET

KREDIT

SALDO

24/05  

5201

Retribusi Lokakarya 

75.000

(75.000)

TOTAL

75.000

   (75.000)

Gambaran Umum Pelaksanaan Program Kerja

1.      Penanggungjawab dan bertugas mengkoordinasi seluruh kegiatan secara umum baik internal maupun eksternal

KETUA UMUM :

1.     Penanggungjawab dan bertugas mengkoordinasi seluruh kegiatan secara umum baik internal maupun eksternal.

2.     Membangun mainstream gerakan yang berlandaskan pada nilai-nilai keilmuan dan keislaman serta prinsip perjuangan yang dianut Keluarga Mahasiswa UII 

SEKRETARIS UMUM :

1.     Sebagai Second Leader dalam menjalankan tugas memimpin dan mengkoordiansi jajaran struktural kepengurusan dalam menjalankan program kerja.

2.     Melaksanakan Program – program yang berkaitan dengan administrasi dan protokoler dalam rangka menunjang kinerja organisasi.

3.     Dalam pelaksanaan kerjanya sekretaris Umum didampingi dan dibantu oleh wakil sekretaris umum.

4.     Dalam pelaksanaan kerjanya Sekretaris Umum dan Wakil Sekretaris Umum bertanggung jawab penuh terhadap ketua. 

WAKIL SEKRETARIS UMUM :

1.      Membantu Sekretaris Umum dalam melakukan pendataan administratif 2.     Menyelenggarakan pengadaan bahan perpustakaan serta melakukan pendataan sirkulasi kepustakaan

3.      Berlangganan koran dan atau majalah

4.      Melakukan inventarisir dan menjaga barang – barang kepemilikan Lembaga 5.     Dalam hal Sekretaris Umum berhalangan, maka tugas dan wewenang dapat dijalankan oleh Wakil Sekretaris Umum atas persetujuan Ketua Umum 

BENDAHARA UMUM :

1.      Sebagi Penanggung jawab sirkulasi pengeluaran dan pemasukan keuangan organisasi.

2.     Melakukan pengelolaan keuangan berdasarkan peraturan dan ketetapan yang berlaku dalam keluarga mahasiswa UII.

3.     Melakukan pelaporan keadaan keuangan organisasi dan memberikan transparansi penggunaan dana kepada mahasiswa.

4.     Dalam pelaksanaan kerjanya Bendahara Umum didampingi dan dibantu oleh wakil Bendahara Umum.

5.     Dalam pelaksanaan kerjanya Bendahara Umum dan Wakil Bendahara Umum bertanggung jawab penuh terhadap ketua. 

WAKIL BENDAHARA UMUM :

1.     Bertugas atas nama Bendahara Umum untuk pengelolaan dan administrasi keuangan dan perlengkapan administrasi di Lembaga.

2.     Membantu Bendahara Umum dalam mengusahakan sumber penerimaan yang sah dan tidak mengikat.

3.     Dalam hal Bendahara Umum berhalangan, maka tugas dan wewenang dapat dijalankan oleh wakil bendahara Umum atas persetujuan Ketua Umum 

DEPARTEMEN – DEPARTEMEN :1.     POLITIK, ADVOKASI, JARINGAN DAN KEMASYARAKATAN (PAJAK)

Secara umum lebih terfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan eksternal Kampus, berfungsi melakukan kegiatan berkaitan pengabdian terhadap masyarakat, mengkaji dan menyuarakan aspirasi mahasiswa dan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang tidak populis, menjalin kerjasama dan membentuk jaringan, mengadakan kegiatan kemahasiswaan yang dapat meningkatkan kualitas dan kapabilitas mahasiswa dimata Fakultas Hukum lainnya. Secara sederhana dapat diartikan lebih kepada pengutan eksternal, diantaranya:

v    Melakukan kajian – kajian berkenaan dengan peraturan peraturan ataupun kebijakan – kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

v     Menjalin kerjasama dan membentuk jaringan dengan berbagai lembaga ataupun instansi yang dapat menunjang pelaksanaan program kerja.

v     Mengkoordinir mahasiswa dalam mengadakan aksi/ demonstrasi sebagai bentuk pembelaan dan pengabdian pada masyarakat dan kaum-kaum terpinggirkan.

v     Mengadakan kegiatan yang dapat menciptakan partisipasi aktif, kolektif  dan konstruktif sebagai aktualisasi mahasiswa dalam upaya mewujudkan mahasiswa yang kritis dan emansipatoris berlandaskan nilai-nilai keilmuan dan keislaman

 v    Mengupayakan peningkatan fungsi dan peranan perguruan tinggi ditengah kehidupan masyarakat

v     Menciptakan hubungan silaturahmi yang baik dan efektif secara internal kampus maupun eksternal kampus

v    Melakukan kegiatan yang berkenaan dengan peningkatan kemampuan advokasi mahasiswa semisal training politik, trining advokasi dan HAM, dll. 

2.     MEDIA, KOMUNIKASI DAN INFORMASI (MEDKOMINFO)

Secara umum berfungsi sebagai pencetus atau inisiator serta pengotrol isu-isu aktual, membuat media sosialisasi dan aktualisasi kemahasiswaan, mengadakan kegiatan guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis, menelaah serta membuat karya ilmiah. Disamping itu juga secara umum berfungsi sebagai bank data, pencari jaringan dan informasi dari internal maupun  eksternal kampus, sarana transparansi keuangan LEM FH UII, media publikasi dan informasai kegiatan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, sarana Aspirasi dan masukan pada LEM FH UII, juga sebagai pencitraan LEM FH UII didalam maupun diluar kampus, diantaranya dengan:

v     Menjadi media penggerak kritisasi terhadap fenomena mahasiswa hingga sosial kemasyarakatan.

v     Menjalankan penerbitan buletin sebagai media sosialisasi dan aktualisasi kegiatan kemahasiswaan di kampus.

v    Mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang tulis menulis, karya ilmiah dan penalaran, seperti : pelatihan metode penelitian dan penulisan karya ilmiah, trinining penalaran, dll. 

3.   AKADEMIS, KAJIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MAHASISWA (KPSDM)

Secara umum lebih terfokus pada hal-hal yang berkaitan dengan internal Kampus, sebagai penyelenggara kajian guna menyikapi isu-isu aktual, mengadakan kegiatan pengenalan kampus, menyambut mahasiswa baru dengan damai, mengadakan kegiatan yang berkenaan dengan pembentukan karakter kepemimpinan dan pengetahuan keorganisasian, mengadakan kegiatan guna meningkatkan kemampuan akademis mahasiswa, diantaranya dengan:

v     Menyelenggarakan kajian dalam berbagai bentuk berkenaan dengan isu-isu aktual dengan berlandaskan keagamaan dan keilmuan

v    Menyelenggarakan kajian secara berkelanjutan untuk menggali pemikiran-pemikiran untuk menambah wawasan keilmuan, akademis, dan wacana

v    Mengadakan kegiatan yang berkenaan dengan pengenalan kehidupan kampus kepada mahasiswa, misalnya : Masa Ta’ aruf.

v     Mengadakan kegiatan – kegiatan yang berkenaan dengan pembentukan karakter kepemimpinan dan pengetahuaan keorganisasiaan pada mahasiswa, misal : pelatihan kepemimpinan Mahasiswa dan atau training Keorganisasiaan.

v     Mengadakan kegiatan – kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan sumber daya mahasiswa dalam bidang hukum, seperti : training advokat, pelatihan peradilan semu, dll

v     Menyelenggarakan kegiatan mahasiwa yang berkaitan dengan nilai – nilai akademis, seperti : simulasi dan test Toefl, pembentukan kelompok – kelompok belajar / kelompok diskusi, dll. 

4.     BAKAT DAN KREATIFITAS MAHASISWA (BAKMA)

Secara Umum mengadakan kegiatan yang bersifat rekreatif dan edukatif, mengakomodir potensi mahasiswa dalam bentuk kegiatan, melakukan koordinasi aktif dengan seluruh UKM di FH UII, diantaranya dengan: 

v    Memaksimalkan forum informal untuk menciptakan dinamisasi organisasi.

v     Mengakomodir potensi, minat dan bakat mahasiwa serta memfasilitasi dalam bentuk kegiatan.

v     Memfasilitasi kegiatan dalam bidang seni, budaya dan olahraga.

v     Melakukan koordinasi aktif dengan UKM – UKM yang ada di Fakultas Hukum UII sebagai bentuk pemberdayaan dan pengembangan UKM tersebut.

v    Merumuskan, dan membantu menjadi pionir pendiri UKM-UKM baru sesuai kebutuhan dan kemanfaatan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. 

Daftar Anggota Magang

DAFTAR ANGGGOTA MAGANG LEMBAGA EKSEKUTIF MAHASISWA

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

DAFTAR ANGGGOTA MAGANG

LEMBAGA EKSEKUTIF

MAHASISWA FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 

NO NAMA NIM NOMOR HP KETERANGAN
1. KATARINA EKOWATI 08410088 085643911439 DEPARTEMEN PAJAK
2. YUNI KURNIA INDRAWATI 08410042 085729437428 DEPARTEMEN PAJAK
3. LENA 08410079 085228193237 DEPARTEMEN PAJAK
4. AGUS FADILLA SANDI 08410387 081227257577 DEPARTEMEN AKPSDM
5. DITHA MARTIANI 08410563 085249682202 DEPARTEMEN AKPSDM
6. AL FARABI TRESNA KUSUMA 08410004 085267506756 DEPARTEMEN AKPSDM
7. JURAIDA 08410556 085781685699 DEPARTEMEN AKPSDM
8. AYU MUSTIKAWATI 08410575 085297482482 DEPARTEMEN MEDKOMINFO
9. ADAM WIJAYA MEDANTARA 08410061 085291135333 DEPARTEMEN MEDKOMINFO
10. ERNA WATI 08410176 081328866563 DEPARTEMEN MEDKOMINFO
11. THIETIS DYGARUDEYANING RAHMA 08410200 08282750274/085729024266 DEPARTEMEN MEDKOMINFO
12. EMI ROFIKA 08410296 08562921379 DEPARTEMEN MEDKOMINFO
13. SHELLY LAYUNG SARI 08410292 085643032801 DEPARTEMEN BAKMA
14. OKKYTA SARI AYUNINGRUM 08410306 085643617418 DEPARTEMEN BAKMA
15 HILMI ARDANI NASUTION 08410005 08568002089 DEPARTEMEN BAKMA
16. DEBI ALAILI SRIKANDI 08410581 085270966657 DEPARTEMEN BAKMA
17. DHIYANA PUTRI SAFUROH 08410235 0274376669/081931757842 DEPARTEMEN BAKMA
18. BASKORO HASANTYO 08410142 085643950722 DEPARTEMEN BAKMA

                                                                               

 

Visi dan Misi

Visi

“Revitalisasi Peran dan Fungsi Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia guna Mewujutkan Progresifitas Gerakan Mahasiswa yang Diridhoi oleh Allah SWT ” 

Misi

1.     Penanaman nilai ke-Islaman pada Lembaga Eksekutif Mahasisawa dan Mahasiswa Fakultas hukum Universitas Islam Indonesia sebagai upaya pembentukan karakter mahasiswa  yang beramal ilmiah dan berilmu amaliah. 

2.     Penguatan Internal melalui lembaga yang amanah, istiqomah, kreatif, inovatif, serta responsif dalam menggagas kegiatan maupun kebijakan guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. 

3.     Pengembangan Eksternal melalui upaya penguatan bergaining position Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia dengan menjalin silaturahmi dan kerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat, instansi pemerintah, media publik, dan organisasi mahasiswa maupun masyarakat lainnya.

Tema dan Pandangan Umum

 TEMA“Membangun Peradaban Intelektual Sebagai Upaya Membentuk Karakter Mahasiswa Menjadi  Insan Ulil Albab” 

 TEMA

Membangun Peradaban Intelektual Sebagai Upaya Membentuk Karakter Mahasiswa Menjadi  Insan Ulil Albab” 

PANDANGAN UMUM

Idealita Lembaga Kemahasiswaan adalah memberikan kontribusi membentuk sebuah perubahan yang positif baik di lingkungan kampus maupun di dalam kehidupan bermasyarakat. Tita sadari bersama semua itu tidaklah semudah mengeluarkan lidah, oleh karena itu diperlukan beberapa upaya guna mewujudkan hal tersebut. Pertama, membentuk lembaga yang independen dan memiliki landasan yang baku serta jelas tanpa ada intervensi dari pihak manapun, sehingga Lembaga Kemahasiswaan bergerak lebih kreatif, inovatif, kondusif, dan terorganisir, serta arah dan tujuannya pun menjadi jelas dan sesuai dengan harapan pendiriannya. Kedua, maksimalisasi Sumber Daya Mahasiswa yang ada sesuai kompetensinya dengan melibatkan pula berbagai elemen yang ada sebagai “motor penggerak” kegitan kemahasiswaan. Ketiga, kegiatan kemahasiswaan harus memiliki berbagai kompetensi yang relevan dengan perkembangan saat ini serta sesuai dengan momentumnya. Keempat, merancang, mengemas, dan menyajikan secara matang dari jauh hari serta mempublikasikan kegiatan semenarik mungkin guna memancing dan memotifasi mahasiswa lainnya untuk turut aktif dan dapat bekerjasama di dalamnya. Kelima, menentukan dan melaksanakan langkah kongkrit ke depan atau aksi nyata seperti demonstrasi, pernyataan sikap, konfrensi perss, maupun pembuatan media publikasi sebagai follow up dari kegitan tersebut. 

Upaya lain yang dapat ditempuh saat ini adalah dengan memberikan program peningkatan kompetensi secara kontinyu kepada pengurus Lembaga Kemahasiswaan dan kepada regenerasi calon pengurus Lembaga Kemahasiswaan, baik pada aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). Dengan program peningkatan pengetahuan akan membawa seorang mahasiswa kepada kemampuan memahami dan mengikuti berbagai perkembangan sistem yang semakin modern dan maju. Sedangkan program peningkatan keterampilan sebagai salah satu aspek kompetensi akan membawa seorang mahasiswa kepada kemampuan operasionalisasi yang maksimal sehingga berbagai proses kegiatan yang berjalan di Lembaga Kemahasiswaan dapat berlangsung maksimal yang meliputi proses aktualisasi, kaderisasi maupun proses pengembangan yang lain. Disamping itu diperlukan program pengembangan  sikap yang harus dibangun secara optimal. Hal ini semua sangat dibutuhkan untuk menanamkan sejak dini nilai-nilai kepemimpinan, keorganisasian, dan kepekaan sosial yang Islami pada diri mahasiswa. Sebab mahasiswa adalah elemen “kunci” dalam proses memajukan dan membesarkan Bangsa. Mahasiswa adalah kalangan muda kritis yang memposisikan dirinya sebagai agen perubahan sosial (agent of social change) dan  agen pengontrol (agen of control). Lembaga Kemahasiswaan sebagai penggerak roda kemajuan harus memiliki satu keterpaduan dalam proses perjuangan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Berangkat dari landasan pemikiran di atas, maka Lembaga Eksekutif Mahasiswa memiliki inisiasi ke depan dengan mengusung tema “Membangun Peradaban Intelektual Sebagai Upaya Membentuk Karakter Mahasiswa Menjadi  Insan Ulil Albab” dalam suatu kepengurusan LEM FH UII periode 2008–2009. Membangun Pradaban Intelektual di sini diartikan sebagai membangun, membentuk, dan membudayakan paradikma berfikir intelektual progresif dan organik dalam sebuah tatanan hidup masyarakat. Intelektual progresif menurut Eko Prasetyo dalam bukunya “Jadilah Intelektual Progresif” adalah seorang yang cerdas atau seorang intelek yang sadar dengan sekitarnya. Ia tidak hanya cerdas atau intelek sendiri (oportunis) namun mampu mencerdaskan atau mengintelektualkan masyarakat di sekitarnya (progresif) menuju ke arah kemajuan sebagai upaya perbaikan keadaan yang lebih baik. Sedangkan Intelektual organik menurut Gramsci adalah orang yang memiliki kemampuan sebagai organisator politik yang menyadari identitas dari yang diwakili dan mewakili. Intelektual organik mempunyai kemampuan sebagai organisator serta sadar dari siapa dan untuk siapa ia harus mengabdi.  

Dengan Peradaban Intelektual di atas diharapkan dapat membentuk Karakter Mahasiswa Menjadi Insan Ulil Albab. Maksudnya adalah mengembalikan dan mengembangkan peran dan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan dan agen kontrol sosial yang mengarah pada Insan Ulil Albab. Insan Ulil Albab mempunyai kualifikasi sebagai berikut:

1.        Mu’abid, yaitu Mahasiswa yang tekun beribadah, mulai dari ibadah yang terkait pada dirinya maupun terkait pada lingkungannya.

2.        Mujahid, yaitu Mahasiswa yang memiliki semangat juang yang tinggi sehingga ia memiliki pemahaman dan kemampuan berjihad dalam garis agama.

3.        Mujtahid, yaitu Mahasiswa mampu berijtihad sehingga segala tindakannya didasarkan pada pilihan sadar dari dalam dirinya.

4.        Mujadid, yaitu Mahasiswa menjadi harapan atas usaha organisasi yang memiliki kekamampuan dalam melakukan pembaharuan dilingkungan sekitarnya. 

Mengingat pentingnya peran mahasiwa dalam masyarakat dan bangsa ini, maka demi tercapainya sasaran yang akan dituju sebagaimana telah dipaparkan baik secara tersirat maupun tersurat dalam Landasan Pemikiran di atas, maka perlu sekiranya disusun sebuah visi dan misi, serta struktur kepengurusan Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia sebagai wadah pemikir, penggerak serta pengkader para misionaris-misionaris perubahan bangsa dan demi jalannya roda organisasi yang terencana secara matang dan jelas arahnya ke depan.