Fakultas Hukum (FH) UII, Senin 27 Agustus 2012. Manusia merupakan ciptaan Allah SWT. yang sempurna dan sudah dibekali dengan “perangkat keras” yang hebat oleh Allah SWT., namun manusia mempunyai kelemahan yaitu kadang-kadang menjadi sangat percaya diri dan kadang-kadang menjadi sangat tidak percaya diri.

Hal tersebut diungkapkan oleh Drs. H. Zamari dari Depag DIY pada saat memberikan tausiyah acara Syawalan dan pelepasan Calon Haji tahun 1433H di FH UII. Lebih jauh disampaikan oleh Drs. H. Zamari, manusia akan mampu menjadi ditengah-tengah yaitu menjadi percaya diri jika mampu menahan apa-apa yang dijalani seperti ketika kita menjalankan puasa, sehingga bisa menjadi orang-orang yang bertaqwa. Mengacu kepada Surat Ath-Thalaaq 2-3, Drs. H. Zamari menyatakan bahwa, banyak keuntungan menjadi orang yang taqwa, diantaranya adalah: (1) Diberikan Rizky dari arah yang tidak disangka-sangka (2) Diberikan jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi (3) Diberikan berkah dalam hidupnya  (4) diberikan “furqon” atau pembeda diantara yang baik dan buruk (5) Dihapuskan kejelekannya dan diampuni dosa-dosanya. Dengan menjadi orang yang taqwa Allah juga akan senantiasa mengabulkan do’a-do’anya. Allah akan mengabulkan doa dengan tiga cara yaitu: (1) Do’a akan dikabulkan seketika (2) Do’a akan ditunda dikarenakan waktu yang tidak tepat (3) Digantikan dengan ni’kmat-ni’mat lain yang sesuai dengan kondisi hambanya. Sedangkan ciri-ciri orang yang bertaqwa menurut Drs. H. Zamari adalah: (1) rajin bersodakoh (2) Mampu menahan marah (3) pemaaf (4) selalu berbuat kebaikan (5) Tobat, mau segera melakukan tobat jika berbuat kesalahan. Berkenan pada akhir acara Syawalan dan pelepasan Calon Haji tahun 1433H. Drs. H. Zamari memimpin do’a penutup dan do’a bagi calon jama’ah haji keluarga besar FH UII.