JEPANG (UIINEWS) : “ Allhamdulilllah, setelah bersaing dengan 14.000 naskah yang masuk, akhirnya naskah saya berhasil menjadi 100 besar naskah terpilih dan berkesempatan mempresentasikan hasil esai saya di International Essay Contest di Jepang “ tutur Meiria Kurnia Utami mahasiswi angakatan 2013 Fakultas Hukum UII.

            16Th International Essay Contest diselenggarakan oleh UNESCO yang bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan, budaya, Olahraga, Sains dan Teknologi Jepang pada 29 Shafar– 1 Rabi’ul Awal 1438 H /29 November- 1 Desember 2016 dan merupakan Kompetisi bertaraf internasional yang bertujuan untuk memotivasi para generasi muda yang berperan aktif dalam menciptakan era yang berpendidikan dan berbudaya . The 16Th International Essay Contest 2016 mengusung tema igniting Our Spark for Bright Future dan tercatat 14.000 peserta dari 153 negara berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

            Dalam kesempatan tersebut, judul essai yang dibawakan berjudul Indonesia miss Pancasila in Education System yang mana menyampaikan bahwa saat ini generasi muda lebih membutuhkan pembelajaran mengenai beretika, berbudaya dan bertatakama, hal ini terbukti dengan banyaknya kasus asusila, penghinaan terhadap simbol negara yang beberapa hal dilakukan oleh para generasi muda. Dalam esai tersubt, terselip harapan agar Pendidikan di Indonesia dapat terus menyeimbangkan ilmu pengetahuan umum dengan Pendidikan berkarakter untuk menciptakan generasi penerus bangsa  dan berbudi pekerti luhur. “Apabila Pendidikan Pancasila lebih ditekankan didalami sisitem Pendidikan di Indonesia, saya yakin dan percaya generasi muda Indonesia akan lebih berkualitas “. Tutupnya.            

            Selanjutnya, dengan hasil presentasi tersebut, Meiria berhasil masuk ke jajaran 10 besar peserta dan dinobatkan sebagai “Hurable Mention”. ( Malikhatun Nisa’/ Meiria)

Foto : Malikhatun Nisa’/ Meiria