info-penambahan-kuota-genap-2015-2016
info-penambahan-kuota-genap-2015-2016Fakultas Hukum UII, 19 Gebruari 2016. Dengan melihat perkembangan distribusi kepesertaan dan kapasitas ruang perkuliahan, maka bersama ini kami sampaikan informasi penambahan Kuota Key In RAS semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. |Info Penambahan Kuota|
Anjungan
AnjunganFakultas Hukum UII, 19 Gebruari 2016. Dengan melihat perkembangan distribusi kepesertaan dan kapasitas ruang perkuliahan, maka bersama ini kami sampaikan informasi penambahan Kuota Key In RAS semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 TAHAP-2. |Info Penambahan Kuota |
KY RI-FH UII Gelar Sosialisasi Calon Hakim Agung 2016
KY RI-FH UII Gelar Sosialisasi Calon Hakim Agung 2016Tamsis (18/2) Dalam rangka meningkatkan peserta seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc tipikor di MA, Komisi Yudisial masih perlu untuk menyelenggarakan sosialisasi dan penjaringan bakal calon hakim agung dan calon hakim ad hoc tipikor di Mahkamah Agung yang potensial di beberapa daerah yang memiliki banyak bakal calon.
KY RI-FH UII Gelar Sosialisasi Calon Hakim Agung 2016Tamsis (18/2) Dalam rangka meningkatkan peserta seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc tipikor di MA, Komisi Yudisial masih perlu untuk menyelenggarakan sosialisasi dan penjaringan bakal calon hakim agung dan calon hakim ad hoc tipikor di Mahkamah Agung yang potensial di beberapa daerah yang memiliki banyak bakal calon hakim agung dan calon hakim ad hoc tipikor di MA potensial. Berkenaan dengan hal tersebut, maka Komisi Yudisial merasa perlu untuk mengadakan sosialisasi di 7 kota di Indonesia guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengikuti proses seleksi calon hakim agung dan calon hakim ad hoc tipikor di MA dan juga guna mendapat masukan terkait dengan metodologi seleksi calon hakim agung yang telah dilaksanakan.
Sejalan dengan tujuan tersebut, maka pada 18 Februari 2016/ 8 Rabi’ul Akhir 1437 H bertempat di Ruang Sidang Utama Lantai 3, untuk kedua kalinya Fakultas Hukum UII kembali dijadikan tempat pelaksaan Sosialisasi Hakim Agung untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Dekan FH UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum berharap agar forum sosialisasi ini dapat memberikan wawasan para peserta mengenai prosedu-prosedur serta hal-hal penting mengenai proses pendaftaran calon hakim agung hingga pada proses pemilihannya. Beliau juga berharap semoga hakim agung terpilih nantinya adalah benar-benar yang agung, yang selalu menghadirkan tuhannya dimanapun dia berada dan bagaimanapun situasi yang dia alami.
Hadir selaku narasumber pada Sosialisasi Hakim Agung 2016 adalah anggota Komisi Yudisial RI yang juga belum lama terpilih sebagai Ketua KY RI terpilih periode tahun 2016 – 2021, Aidul Fitriaciada Azhari, SH., M.Hum dan Dekan FH UII Dr.Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum, serta M.Abdul Kholiq SH., M.Hum selaku moderator.
Penyampaian Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum tentang Etika Profesi Hakim menyampaiakan bahwa sejatinya seorang Hakim Agung adalah seseorang yang dapat menghadirkan Tuhan pada dirinya, karna kehadiran Tuhan akan menjadi penting bagi dirinya dan kehadiranya diharapkan dapat membawa kemuliaan hidup bagi sesama manusia, karna setiap tindakannya memiliki makna. Ditambahkan beliau bahwa seorang hakim yang berintegritas tidak permah menilai kebaikan dan kesuskesan adalah karna dirinya.
Selanjutnya, Aidul Fitriaciada Azhari, SH., M.Hum menyampaikan banyak hal terkait syarat-syarat administrasi dan proses seleksi CHA 2016 yang mana tahapan-tahapannya diantaranya adalah permintaan pengisian lowongan oleh MA selanjutnay diterima oleh Komisi Yudisial dan KY membuka pendaftaran dan menyeleksi berkas pendaftaran administrasi CHA yang dilanjutkan seleksi uji kelayakan dan penetapan kelulusan oleh KY dan terakhir KY menyampaiakan usulan nama-nama yang lulus ke DPR Komisi III RI .
Jadwal Kuliah Semester GEnap 2015/2016
Jadwal Kuliah Semester GEnap 2015/2016 Fakultas Hukum, 16 Februari 2016. Bersama ini kami sampaikan Jadwal Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016 beserta Dosen Riil Mengajar pada Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. Hard Copy dapat dilihat pada Pusat Photo Copy IKP Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia |Jadwal Kuliah | Dosen Riil Mengajar | Rencana Jadwal Ujian |
Kunjungan Mahasiswa FH Universitas Islam Kadiri
Kunjungan Mahasiswa FH Universitas Islam KadiriTAMANSISWA. Dalam rangka mengembangkan wawasan akademik dan khazanah ilmu pengetahuan bagi mahasiswa, Sejumlah 30 mahasiswa serta dosen pendamping Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri Kediri Jawa Timur mengadakan kunjungan ke FH UII pada Senin, 15 Februari 2016/ 4 Rabi’ul Akhir 1437 H.
Kunjungan Mahasiswa FH Universitas Islam KadiriTAMANSISWA. Dalam rangka mengembangkan wawasan akademik dan khazanah ilmu pengetahuan bagi mahasiswa, Sejumlah 30 mahasiswa serta dosen pendamping Fakultas Hukum Universitas Islam Kadiri Kediri Jawa Timur mengadakan kunjungan ke FH UII pada Senin, 15 Februari 2016/ 4 Rabi’ul Akhir 1437 H. Mahfud Fahrazi, SH., MH selaku dosen pendamping dalam sambutannya pada kunjungan tersebut menyampaikan bahwa para mahasiswa FH Universitas Islam Kadiri dirasa perlu untuk mengetahui bagaimana sistem akademik di FH UII serta budaya belajar dan mengajar di FH UII.
Dekan FH UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum dalam sambutannya menyampaikan bahwa para mahasiswa Hukum haruslah memiliki integritas yang tinggi, serta diimbangi oleh ilmu agama yang kuat. Beliau juga berharap agar para mahasiswa kedepannya akan menjadi tokoh-tokoh yang dapat memberikan kontribusinya bagi masyarakat dilingkungan serta bagi bangsa Indonesia. Hanafi Amrani, SH., MH., LLM., Ph.D, Ketua Program Studi SI Ilmu Hukum FH UII menyampaikan beberapa hal diantarnya terkait sistem pengajaran dan kurikulum di FH UII yang mana memang memiliki keunikal lokal tersendiri.
Pada sesi terkahir, secara aktif para mahasiswa menanyakan berbagai hal diantarnya adalah perihal study transfer, sistem MOU serta budaya para mahasiswa yang belajar di FH UII. Selanjutnya, para mahasiswa diantarkan berkeliling mengunjungi kelas- kelas, Laboratorium Diorama dan Ruang Peradilan Semu di FH UII. ( Malikhatun Nisa’).
TINGKATKAN KUALITAS MKKH, FH UNWIKU KUNJUNGI FH UII
TINGKATKAN KUALITAS MKKH, FH UNWIKU KUNJUNGI FH UIITAMANSISWA. Kamis, 2 Jumadil Awal 1437H/11 Februari 2016 FH UII menerima kunjungan dari Fakultas Hukum Wijaya Kusuma (UNWIKU) Purwokerto dan diterima di Ruang Sidang Dekanat I. Kunjungan yang beragendakan meningkatkan kualitas Mata Kuliah Kemahiran Hukum tersebut dihadiri para pimpinan dan Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) baik dari FH UII serta dari FH UNWIKU Purwokerto.
TINGKATKAN KUALITAS MKKH, FH UNWIKU KUNJUNGI FH UIITAMANSISWA. Kamis, 2 Jumadil Awal 1437H/11 Februari 2016 FH UII menerima kunjungan dari Fakultas Hukum Wijaya Kusuma (UNWIKU) Purwokerto dan diterima di Ruang Sidang Dekanat I. Kunjungan yang beragendakan meningkatkan kualitas Mata Kuliah Kemahiran Hukum tersebut dihadiri para pimpinan dan Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) baik dari FH UII serta dari FH UNWIKU Purwokerto.
Dekan FH UNWIKU, Rusito, SH., MM menyampaikan bahwa Universitas Wijaya Kusuma ( UNWIKU) yang merupakan Universitas kedua di Purwokerto setelah UNSOED, telah beberapa kali mengalami pasang surut dalam dunia pendidikan, terlebih pada Fakultas Hukum nya yang sampai dengan saat ini masih memiliki 26 Dosen. “ Niat kedatangan kami adalah berguru pada UII, khususnya pada FH UII yang telah melahirkan alumni-alumni yang kita ketahui rekam jejakny , kami semua ingin berguru terkait sistem akademik yang ada di FH UII”. tambahnya.
Sejalan dengan tujuan dan maksud kunjungan FH UNWIKU, Dekan FH UII Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum menyampaiakan bahwa banyaknya perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan, membuat para akademisi juga dituntut untuk melakukan perubahan-perubahan guna mengimbangi perubahan tersebut, namun demikian kita tidak boleh terjebak dalam perubahan. Selanjutnya, beliau juga menyampaikan bahwa produk-produk Fakultas Hukum saat ini dirasa belum dapat dilihat bagaimana integritasnya, oleh karenanya kita diharapkan untuk tetap mengkaji dan mencermati kurikulum-kurikulum yang ditawarkan oleh DIKTI untuk output yang lebih baik.
Selanjutnya, Ketua Program Studi Si Ilmu Hukum FH, Hanafi Amrani, SH., MH., LLM., Ph.D menjelaskan sistem akademik yang diterapkan di FH UII kepada para mahasiswa, baik dari sisi mata kuliah secara umum yang diambil oleh tiap mahasiswa serta hal lainnya terkait akademik di FH UII. Penyampaian dikusi dilanjutkan oleh kepala Pusat Pendidikan dan Latihan ( PUSDIKLAT) FH UII, Nurjihad, SH., MH yang menyampaiakn bahwa Lab. Pusdiklat FH UII mengkoordinir Mata Kuliah Kemahiran Hukum (MKKH) serta mengatur jadwal perkuliahan praktikumnya. Ditambahkan oleh beliau juga bahwa para mahasiswa yang telah selesai teori MKKH selanjutnya akan melaksanakan praktikum yang sesuai dengan MKKH yang diambil. Sebagai contoh adalah MKKH Keadvokatan dengan praktikum pemberkasan, MKKH Contact Drafting dengan praktik pembuatan perjanjian seperti hutang dsb, MKKH Peradilan dengan mensimulasikan persidangan di ruang laboratorium pengadilan semu serta yang terakhir MKKH Pembentukan Peraturan Perundang-undangan dengan praktik legislasi semu yang bertempat di kantor DPRD Yogyakarta, kantor DPRD Sleman maupun kantor DPRD Bantul hal tersebut dimaksudkan agar para mahasiswa dapat mengaplikasikan secara langsung bagaiamana pembentukan perundang-undangan dikantor pemerintahan. Beliau juga menambahkan bahwa menjelaskan bahwa kuliah Kemahiran Hukum di FH UII difasilitasi dengan adanya laboratorium-laboratorium yang merupakan sarana dan prasarana bagi para mahasiswa baik itu laboratorium indoor maupun outdoor seperti laboratorium Pusat Pendidikan dan Latihan (PUSDIKLAT) dan Lembaga Khusus Bantuan Hukum (LKBH). ( Malikhatun Nisa’)
Pascasarjana FH Gelar Workshop Kurikulum Kenotariatan
Pascasarjana FH Gelar Workshop Kurikulum KenotariatanJogja Neo+, (11/2) Dengan dibukanya program Magister Kenotariatan (MKn), Pascasarjana FH UII dirasa perlu untuk meningkatkan kompetensi para Dosen pengampu Kenotariatan. Sejalan dengan hal ini, pascasarjana FH UII menyelenggarakan Workshop Kurikulum “ Membangun Profesionalisme Notaris Melalui Pendidikan yang Berkarakter”.
Pascasarjana FH Gelar Workshop Kurikulum KenotariatanJogja Neo+, (11/2) Dengan dibukanya program Magister Kenotariatan (MKn), Pascasarjana FH UII dirasa perlu untuk meningkatkan kompetensi para Dosen pengampu Kenotariatan. Sejalan dengan hal ini, pascasarjana FH UII menyelenggarakan Workshop Kurikulum “ Membangun Profesionalisme Notaris Melalui Pendidikan yang Berkarakter” pada tanggal 11 Februari 2016/ 1 Rabi’ul Akhir 1437 H di Neo+ Awana Hotel, Yogyakarta.
Hadir selaku pemateri pada workshop tersebut dianataranya adalah, Ikhwanul Muslimin, SH., M.Kn, Dr. Ridwan, SH., M.Hum, Dr. Bambnag Sutiyoso, SH., M.Hum, Drs. Agus Triyanta, MA., MH., Ph.D dan Moderator Pandam Nurwulan, SH., M.Kn.
Ikhwanul Muslimin, SH., M.Kn dalam presentasinya yang mengusung tema‘ Mewujudkan Pendidikan Notaris yang mampu merespon Peluang dan tantangan “ menyampaiakan bahwa terdapat tiga hal penting yang harus diperhatikan dalam pendidikan notaris, diantaranya adalah Profesionalitas, Integritas dan Moralitas. Beliau menyampaikan bahwa segi profesionalitas dapat menciptakan kualitas sikap para lulusan terhadap profesi notaris serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. Dari segi Integritas, beliau menyampaikan bahwa para lulusan dapat bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi, walaupun dalam keadaan sulit untuk melakukan ini. Terakhir beliau menyampaikan dari segi moralitas yang merupakan ajaran tentang baik buruk yang diterima menurut umum/ masyarakat/ ajaran agama mengenai perbuatan, sikap, budi pekeri, mental yang membuat seseorang berani, bersemangat dan berdisipli. .
Key In RAS Semester Genap TA 2015/2016

Key In RAS Semester Genap TA 2015/2016

Fakultas Hukum, 03 Februari 2016. Berdasarkan Kalender Akademik Program Diploma dan Sarjana Universitas ISlam Indonesia Tahun Akademik 2015/2016, maka bersama ini kami sampaikan kepada Mahasiswa Fakultas Hukum, Program Studi S1 Ilmu Hukum, jadwal Key In RAS Semester GENAP Tahun Akademik 2015/2016 |KLIK DISINI |

Semnas Clsd FH UII, Bersama Memagari Laut Nusantara
Semnas Clsd FH UII, Bersama Memagari Laut NusantaraJayakarta Hotel, CLDS FH UII kembali menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka Sewindu CLDS dengan menggelar Seminar Nasional “ Pemberdayaan Desa Pesisir guna Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” yang diselenggarakan pada tanggal 28 Januari 2016/17 Rabi’ul Akhir 1437 H di University Hotel UIN Yogyakarta.
Semnas Clsd FH UII, Bersama Memagari Laut NusantaraJAYAKARTA HOTEL. UIINES: CLDS FH UII kembali menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka Sewindu CLDS dengan menggelar Seminar Nasional “ Pemberdayaan Desa Pesisir guna Mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” yang diselenggarakan pada tanggal 28 Januari 2016/17 Rabi’ul Akhir 1437 H di University Hotel UIN Yogyakarta.
Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema seminar nasional ini sejalan dengan visi poros maritim Presiden RI Ir. Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Beliau menambhakan bahwa begitu strategis dan pentingnya potensi bahari yang dimiliki Indonesia menjadi hal yang sangat penting bagaimana negara ini dapat memberdayakan desa pesisir yang tersebar diseluruh Indonesia. “ Semoga dengan terselenggaranya acara ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada para generasi muda tentang bagaimana untuk dapat memberdayakan potensi bahari yang ada” Papar beliau.
Dr. Ahmad Aris, SP.,M.Si selaku Kasubid Pengembangan gugus Pulau Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dalam keynote speech nya menyampaikan bahwa salah satu nawacita terkait kelautan adalah menghadirkan kembali kejayaan laut nusantara demi mewujudkan ksejahteraan segenap masyarakat Indonesia dengan merealisasikan program-program prioritas KKP yang diselenggarakan bersama-sama oleh pemerintah pusat dan daerah. Beliau menambahkan bahwa beberapa program prioritas KKP tersebut diantaranya adalah Desalinasi air laut yang mengolah air laut menjadi layak konsumsi, Pembangunan Desa Pesisir Tangguh ( PDPT) yang memfokuskan pada bina kelembagaan, bina manusia, bina usaha, bina sumber daya, bina lingkungan serta bina siaga bencana dan selanjutnya adalah pengembangan sentra kelautan dan perikanan terpadu ( PK2PT).
I Made Andi Arsana Dosen Geologi UGM dalam paparannya menjelaskan bahwa gagasan Indonesia sebagai poros maritim dunia dikarenakan ingin emwujudkan dua hal, yaitu penguatan Indonesia sebagai negara kesatuan dan Indonesia dijadikan kiblat bagi kajian mengenai kemaritiman di dunia.
Dr. Ir. Gellwyn Yusuf selaku Dirjen Kelautan dan perikanan KKP RI menyampaikan bahwa terdapat banyak permasalahan-permasalahan mendasar yang mempengaruhi optimalisasi pengembangan ekonomi dari sektor perikanan seperti halnya ketimpangan harga satu daerah dengan yang lainnya serta legal policy yang tidak mendukung. Selanjutnya, beliau menyampaiakan beberapa upaya guna mempersiapkan diri menghadapi masyarakat Ekonomi Asean, yaitu, pertama, Argobisnis harus mendekati sumber bahan baku, kedua, pendekatan nilai tambah melalui pemilihan teknologi, proses produk yang benar dan penguasaan pasar, ketiga, penguasaan sumber bahan baku, keempat, menyiapkan SDM dan terakhir, kebijakan regulasi pemerintah yang konsisten.
Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med., Sc., Ph.D Guru besar Psikologi UGM menyampaikan bahwa permasalahan Indonesia saat ini banyak ditemuai masyarakat yang lemah moral, pendidikan serta ideologi negara yang hal ini mengakibatkan Indonesia kehilangan kesempatan untuk melesat jauh dalam rangka pengembangan kemaritiman. Ditambahkannya, keaadaan ini memerlukan penanaman kembali budaya bahari didalam pendidikan bagi generasi muda.
Selanjutnya, Prof. Jawahir Thontowi, SH., Ph.D menjelaskan bahwa kebijakan mengenai kelautan dalam negara kesatuan didasarkan pada pasal 25 UUD 1945 akan tetapi kondisi ini masih menjadi tarik menarik antara kementrian terkait kelautan yang menimbulkan ketidakefektifan pembangunan kemaritiman. Beliau menambahkan bahwa menjadi penting kedepannya adalah pembentukan undang-undang yang mengatur khusu mengenai kemaritiman.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan pengumuman hasil lomba Karya Ilmiah Tingkat Nasional yang juga dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Marwan Dja’far SE., SH., BBA. Pada LKTI yang mengusung tema Pemberdayaan Desa Pesisir guna mewujudkan Poros Maritim dunia diraih juara I dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB Bandung ( FTSL ITB), juara II diraih Pendidikan Teknik Elektro FKIP Universitas Sebelas Maret, juara III oleh Fakultas Hukum UGM dan juara harapan I dan II masing-masing diraih oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI).
PHKIHTB FH UII Adakan Pertemuan Sentra HKI SE DIY-JATENG
PHKIHTB FH UII Adakan Pertemuan Sentra HKI SE DIY-JATENGLawu, (21/01) Dalam rangka meningkatkan kerjasama dalam bidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pusat Hak Kekayaan Intelektual, Hukum, Teknologi dan Bisnis (PHKIHTB) FH UII menggelar pertemuan sentra-sentra HKI se DIY dan Jawa-Tengah pada hari Kamis, 21 Januari 2016/ 10 Rabi’ul Akhir 1437 H beretempat di Auditorium LKBH FH UII di Jl. Lawu Kota Baru.
PHKIHTB FH UII Adakan Pertemuan Sentra HKI SE DIY-JATENGLawu, (21/01) Dalam rangka meningkatkan kerjasama dalam bidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pusat Hak Kekayaan Intelektual, Hukum, Teknologi dan Bisnis (PHKIHTB) FH UII menggelar pertemuan sentra-sentra HKI se DIY dan Jawa-Tengah pada hari Kamis, 21 Januari 2016/ 10 Rabi’ul Akhir 1437 H beretempat di Auditorium LKBH FH UII di Jl. Lawu Kota Baru.
Dekan FH UII, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum dalam sambutannya berharap agar pada pertemuan dan sharing ini dapat melahirkan sesuatu hal yang baru khususnya pada bidang hak kekayaan intelektual. Ditambahkan beliau bahwa sebaik-baik pusat studi adalah yanng dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas.
Kepala PHKIHTB FH UII, Budi Agus Riswandi, SH., M.Hum menyampaikan bahwa pertemuan akan diisi dengan diskusi bersama para rekan di Sentra HKI se DIY-Jawa-tengah denagn tiga point penting pembahasan, diantaranya adalah sharing informasi mengenai sentra HKI, Sharing informasi mengenai RUU Ekonomi kreatif dan pembahasan selanjutnya adalah pembentukan kelembagaan forum sentra HKI se DIY dan Jawa Tengah.
Pada peretemuan tersebut, hadir perwakilan sentra HKI DIY – Jawa-tengah diantaranya adalah dari UPN, UGM, Universitas Muhamadiyah Magelang, Unsoed, UMS, BPBPKI serta Balitbang.