Tamansiswa (14/9) Dekan Fakultas Hukum UII Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum. bersama Ketua Program Studi Ilmu Hukum dan Direktur Program Internasional Program S1 Hukum FH UII melepas keberangkatan 10 Mahasiswa peserta Student Exchange dengan Islamic International University of Malaysia (IIUM) pada  Kamis, 14 September 2017 di Ruang Sidang Dekanat FH UII.

Students Exchange rencananya dilaksanakan selama satu bulan penuh hingga 16 Oktober 2017 bulan depan. Peserta terdiri dari 10 mahasiswa tersebut adalah Leliana Galuh Manika (16410102), Rafi Nasrulloh Muhammad Romdoni (16410106), Anggraeni Nawang Hapsari (15410338), Alif Muhammad Gultom (16410298), Cantika Nilasari Fadhilla (16410170), Cristi Meilin Silitonga (16410543), Muhammad Harits Rahman (16410060), Regita Trisna Hastari (16410212), Muhammad Yanuar Sodiq (15410617), Suha Qoriroh (15410243). Selama di Malaysia sepuluh mahasiswa tersebut dibimbing dan didampingi oleh Dra. Sri Wartini, SH., M.Hum., Ph.D.

Agenda kegiatan students exchange antara lain adalah mengikuti kuliah reguler di Law Faculty of IIUM, diskusi panel dengan menampilkan muatan hukum lokal masing-masing universitas, dan beberapa agenda kunjungan ke pemerintah Malaysia. Dr. Sri Wartini menyampaikan bahwa para peserta diharapkan dapat menyerap dan melakukan komparasi diberbagai hal. Baik pengetahuan di bidang hukum, sosio-cultural, penyelenggaraan pendidikan, bahkan dalam bidang pemerintahan.

Aunur Rohim Faqih sebagai Dekan berpesan untuk menjaga nama baik dan akhlaq mahasiswa. “Akhlaq itu dimensi yang paling mudah dibaca oleh orang lain”, menegaskan. “Oleh karena itu kita tidak boleh sembarangan bertindak dan bertingkat laku, termasuk bertutur kata. Karena dari tutur kata yang kita sampaikan orang lain akan tahu kepribadian kita. Dan bahayanya, ketika sikap kita dinilai jelek, maka bisa jadi digeneralisir orang Indonesia itu seperti itu ya”, lanjutnya. “Maka kita harus bertingkat laku karimah. Dengan demikian cerminan nilai baik yang akan muncul. Menjadi wajah bangsa Indonesia yang beradab, sopan, dan bijaksana”.