International Students Conference

Program Internasional Fakultas Hukum UII bekerjasama dengan Juridical Council of International Program FH UII sukses menyelenggarakan Konferensi Mahasiswa yang berkategori internasional dengan tema “The Emergence of Human Rights: Two Side of Coin, Freedom of Expression or Hate Speech”. Konferensi ini sukses diselenggarakan di Fakultas Hukum UII pada hari Minggu, 16 September 2018.

Konferensi ini menghadirkan Eko Riyadi, S.H., M.H. sebagai pembicara kunci (keynote speaker) dengan pokok pembahasan tentang batasan kebebasan berekspresi dan ujaran kebencian. Selain itu, konferensi dilanjutkan dengan sesi presentasi yang menghadirkan Hwe See Kay (mahasiswa University of Technology Sidney, Australia), Kate Thresher (Murdoch University, Australia), dan Hanif Abdul (Universitas Islam Indonesia).

“Perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat cepat saat ini merupakan salah satu faktor penting dalam memberikan ruang bagi setiap manusia untuk bebas mengekspresikan pendapatnya. Namun harus diperhatikan bahwa kebebasan yang diberikan tetap ada batasannya. Jangan sampai mengarah kepada ujaran kebencian yang menciptakan keresahan masyarakat.” demikian penjelasan Eko Riyadi, S.H., M.H.

Selama presentasi, pemateri yang merupakan mahasiswa dari kampus hukum di Australia dan Indonesia memaparkan bagaimana praktek perkembangan dan pengaturan kebebasan berekspresi baik di Australia dan di Indonesia. “Di Australia, sudah ada aturan spesifik tentang larangan ujaran kebencian seperti misalnya Racial Discrimination Act. Selain itu, tidak sedikit yurisprudensi atau putusan pengadilan yang memberikan keputusan bahwa hate speech dilarang dilakukan di wilayah yurisdiksi Australia.” demikian paparan Hwei See Kay, salah satu mahasiswa dari University of Technology Sidney yang saat ini sedang menempuh pendidikan selama satu semester pada Program Internasional Fakultas Hukum UII.

“Kami berharap acara konferensi ini dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga dapat mempersiapkan mahasiswa khususnya mahasiswa pada Program Internasional FH UII untuk siap berkompetisi dalam era globalisasi saat ini. Kampus harus menyediakan mimbar bagi para mahasiswa untuk memaparkan ide serta pemikiran mereka karena mereka merupakan kunci dari pembangunan nasional” demikian papar Dr. Muntoha,

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan saat membuka acara konferensi. “Acara konferensi internasional untuk mahasiswa ini akan diselenggarakan setiap tahun dengan dukungan penuh dari Program Studi FH UII” demikian tambahan informasi dari Dodik Setiawan Nur Heriyanto, SH, MH, LLM, PhD selaku Ketua Program Internasional FH UII.