Menolak Golput oleh Allan Fatchan Gani Wardhana, S.H., M.H.

Menjelang pemilu bulan April, gelombang ajakan untuk tidak menggunakan hak pilih (baca: golput) terus menggema. Sejumlah lembaga survei dan riset bahkan memprediksi bahwa angka golput dalam pemilu 2019 diprediksi masih tinggi dalam kisaran 20 hingga 30 persen. Prediksi angka golput tersebut jika dikaitkan dengan penyelenggaraan pemilu sebelumnya bisa jadi akan terbukti. Read more

Iinfo Penanganan Prob;em Key In RAS Genap TA 2018/2019

Bagi mahasiswayang masih mengalami problem Key In RAS  Genap TA 2018/2019 akan kita bantu pada Hari Selasa, 19 Februari 2019, mulai pukul 08:00 sampai Jam 11.30 WIB | Klik Disini untuk Informasi Selanjutnya |


 

Info Penambahan Kuota Key In RAS Tahap 2

Bersama ini kami informasikan Penambahan Kuota Key In RAS Tahap 2 | Klik Disini |

Sengketa Pasca Pemilu oleh Despan Heryansyah

Ada dua realitas pemilu yang menjadi karakteristik pemilu pada masa orde baru: Pertama, hasil pemilu yang sudah bisa diprediksi jauh sebelum penyelenggaraan pemilu dilaksanakan. Golkar, sudah bisa dipastikan akan menjadi pemenang lalu caleg baik di tingkat pusat maupun daerah juga bisa direkayasa siapa yang akan menjadi pemenang. Tentu saja yang dianggap dapat “bekerja sama” dengan pemerintah orde baru dalam berbagai penyimpangan konstitusionalnya. Kedua, pelanggaran (baca: kecurangan) hanya dilakukan secara vertikal, yaitu atas kehendak atau paling tidak restu dari pemerintah pusat. Hampir tidak ada lembaga negara lain yang dapat menjadi penyeimbang pemerintah untuk menjadi pengontrol. Apalagi secara kelembagaan KPU tidaklah independen, melainkan berada di bawah pemerintah pusat. Read more

Polemik Hak Pilih Difabel Mental oleh M. Syafi’ie

Ada dua realitas pemilu yang menjadi karakteristik pemilu pada masa orde baru: Pertama, hasil pemilu yang sudah bisa diprediksi jauh sebelum penyelenggaraan pemilu dilaksanakan. Golkar, sudah bisa dipastikan akan menjadi pemenang lalu caleg baik di tingkat pusat maupun daerah juga bisa direkayasa siapa yang akan menjadi pemenang. Tentu saja yang dianggap dapat “bekerja sama” dengan pemerintah orde baru dalam berbagai penyimpangan konstitusionalnya. Kedua, pelanggaran (baca: kecurangan) hanya dilakukan secara vertikal, yaitu atas kehendak atau paling tidak restu dari pemerintah pusat. Hampir tidak ada lembaga negara lain yang dapat menjadi penyeimbang pemerintah untuk menjadi pengontrol. Apalagi secara kelembagaan KPU tidaklah independen, melainkan berada di bawah pemerintah pusat. Read more

Seleksi Hakim MK Oleh Despan Heryansyah

Harus kita akui, dibandingkan dengan dua periode awal dulu, kinerja Mahkamah Konstitusi (MK) nyaris selalu menurun. MK dengan berbagai kontraversi putusannya sempat menjadi harapan masyarakat Indonesia, karena independensi dan komitmennya terhadap kedaulatan rakyat serta hak asasi manusia. Apapun putusan yang diambil, karena melalui persidangan yang sangat terbuka, perdebatan panjang dan filosofis sehingga putusan itu selalu bisa diterima karena masyarakat yakin tidak ada kepentingan subjektif di dalamnya, itulah hasil keyakinan dari masing-masing hakim MK. Read more

Penambahan Kuota Key In RAS Genap TA. 2018/2019 Tahap 1

Bersama ini kami sampaikan informasi Penambahan Kuota Key In RAS Genap TA. 2018/2019 Tahap 1 | Kiik Disini |


 

Jadwal Ujian Pendadaran TA Per-1 Gel-2 TA 2018/2019

Bersama ini kami sampaikan jadwal Ujian Pendadaran Tugas Akhir Periode 1 Gelombang 2 Semester Genap TA 2018/2019 | Jadwal Ujian Pendadaran |

,

Mahasiswa Luar Daerah, Gunakan Hak Pilih 2019 Mu di Jogja Tercinta

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hidup Mahasiswa!
Halo mahasiswa/i Fakultas Hukum UII!

Kalian Mahasiswa rantau? Sudah terdaftar sebagai pemilih dalam PEMILU 2019? Namun, tak bisa pulang kampung saat waktu pemilihan?
Nah, untuk tetap bisa menggunakan hak pilih di perantauan kalian harus mengurus surat pindah memilih (formulir A-5) terlebih dahulu.
Pengurusan formulir A-5 ini bisa dilakukan pada 3 tempat layanan, yaitu: Read more