Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII) menyelenggarakan orientasi dan pelepasan terhadap mahasiswa yang akan diberangkatkan ke Malaysia dan Korea Selatan, pada Selasa (27/08). Sebanyak 10 mahasiswa tersebut akan mengikuti program Credit Transfer ke Ahmad Ibrahim Kulliyyah of Law International Islamic University Malaysia (AIKOL IIUM) dan Youngsan University. Mereka akan melaksanakan perkuliahan selama satu selama satu semester, masing-masing sebanyak lima mahasiswa di AIKOL IIUM dan lima yang lain di Youngsan University, Bussan, Korea Selatan.

Acara oriantasi tersebut diselenggarakan dalam lima sesi, dimulai sejak pukul 09:00 – 15:00 WIB. Acara tersebut difasilitasi oleh Dodik Setiawan Nur Heriyanto, SH., MH., LL.M., Ph.D., selaku Sekretaris Prodi Program Internasional FH UII. Kendati demikian, mahasiswa yang akan diberangkatkan bukan hanya dari program internasional saja. Mereka terdiri dari enam mahasiswa program internasional dan enam mahasiswa reguler FH UII.

Pada acara tersebut, Wakil Dekan Kemahasiswaan FH UII, Dr., Drs. Muntoha SH., M.Ag., memberikan pesan sekaligus memberangkatkan mahasiswa. Muntoha berpesan agar mahasiswa tetap menjaga nama baik almamater UII. “Jaga nama baik almamater kita”, tegasnya. Menurut Muntoha, selain untuk belajar, para mahasiswa juga memiliki tugas untuk menjaga kerja sama baik yang telah dijalin antara UII dengan IIUM dan Youngsan University. “Supaya keberlangsungan kerja sama antara UII dengan Youngsan University (dan IIUM) itu tersilaturahmi.”

Sesi pertama diisi oleh Dr. Budi Agus Riswandi SH., M.Hum., yang mengisi materi Orientasi Umum. Pada sesi tersebut Budi Agus, yang juga selaku Kepala Program Studi Sarjana FH UII, memberikan pengenalan pengalaman dan lingkungan di luar negeri. Menurutnya, mahasiswa harus mengoptimalkan tujuan mereka mengikuti program ini, yaitu untuk belajar. Namun, ia juga menekankan bahwa mahasiswa bebas untuk bergaul dan bermain, asalkan sesuai nilai yang diajarkan di UII. “Yang penting dibawa bahagia saja, jangan dibawa susah”, ujar Budi Agus. Menurutnya, belajar di luar negeri itu bukan hanya lokasinya yang berbeda, tetapi yang terpenting adalah budaya dan aturan yang juga berbeda. Sehingga, ia berpesan agar mahasiswa pandai-pandai menyesuaikan diri.

Sesi kelima cukup menarik, ketika Dodik Setiawan mefasilitasi para mahasiswa untuk melakukan telewicara dengan Prof. Jihyun Park dari Youngsan University. Telewicara tersebut dilakukan melalui sosial media Skype. Prof. Jihyun Park menyambut dan menyapa para mahasiswa yang akan belajar di Youngsan University serta IIUM.

Para mahasiswa ini direncanakan akan diberangkatkan pada Kamis, (29/08), dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. “Pimpinan fakultas akan mengantarkan langsung hingga Jakarta”, ujar Dodik Setiawan. Setelahnya, mahasiswa yang berangkat ke IIUM akan diantar sampai ke Malaysia, sedangkan mahasiswa yang berangkat ke Youngsan University akan dijemput oleh pihak Youngsan sesampainya di Korea Selatan.