Kami Persilahkan Saudara menuliskan artikel, berita, cerita nasihat dapat pula agenda kegiatan yang akan dilaksanakan untuk dapat dipublikasikan khususnya berhubungan dengan Kegiatan Pembelajaran di Fakultas Hukum UII.

Mahrus Ali Raih Gelar Doktor pada Program Ilmu Hukum FH UNDIP Semarang

Semarang (22/05), Ujian Tertutup atas Mahrus Ali, kandidat doktor pada Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Diponegoro Semarang digelar Sabtu, 22 Juni 2019 pukul 09.30-11.30 WIB di Ruang P.113 Kampus UNDIP Imam Bardjo 1 Semarang. Read more

Syawalan Keluarga Besar Fakultas Hukum UII

Taman Siswa (13/05), Fakultas Hukum UII menyelenggarakan acara Pengajian Syawalan dan Pelepasan Calon Haji Keluarga Besar FH UII, Jumat 13 Juni 2019 pukul 13.00-15.00 di Ruang Sidang Utama Lt. 3 Kampus FH UII Jl. Taman Siswa 158 Yk.

Read more

,

International Program

Berdasarkan seleksi administrasi yang dilakukan oleh Tim Seleksi, maka telah ditetapkan para calon peserta Kredit Transfer Program yang lolos pada seleksi tahap pertama (seleksi administrasi). Kepada mahasiswa yang lolos tahap pertama akan mengikuti proses seleksi tahap kedua (seleksi wawancara) sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Silahkan lihat pengumuman disini.

Sekolah Pasar Modal I PSPM FH UII

18/05 Tamansiswa, Pusat Studi Pasar Modal (PSPM) Fakultas Hukum UII menyelenggarakan Diskusi Pasa Modal berjudul “Pasar Modal dalam Teori dan Praktik”. Kegiatan tersebut merupakan program kerja PSPM FH UII yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 Mei 2019 bertempat di Ruang MultiPurpose FH UII pada pukul 10.00 s/d 12.00. Read more

FH UII Selenggarakan Sarasehan Menyibak Tabir Kematian Penyelenggara Pemilu 2019

Taman Siswa (20/05) Pusat Studi Hukum Fakultas Hukum UII (PSH FH UII) menyelenggarakan sarasehan dengan judul Catatan Penyelenggaraan Pemilu 2019: Menyibak tabir kematian penyelenggara pemilu Senin, 20 Mei 2019 diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Lt. 3 Kampus FH UII Jl. Taman Siswa 158 Yogyakarta. Sarasehan ini menghadirkan 4 pembicara yang asal dari profesi dokter, penyelenggara dan pengawas pemilu, serta akademisi. Read more

Sarasehan Menyibak Tabir Kematian Penyelenggara Pemilu 2019

Taman Siswa (20/05) Pusat Studi Hukum Fakultas Hukum UII (PSH FH UII) menyelenggarakan sarasehan dengan judul Catatan Penyelenggaraan Pemilu 2019: Menyibak tabir kematian penyelenggara pemilu Senin, 20 Mei 2019 diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Lt. 3 Kampus FH UII Jl. Taman Siswa 158 Yogyakarta. Sarasehan ini menghadirkan 4 pembicara yang asal dari profesi dokter, penyelenggara dan pengawas pemilu, serta akademisi. Read more

Credit Transfer Program from Students of the Faculty of Law UII

Bersama ini kami sampaikan bahwa Aplikasi Program Kredit Transfer ke IIUM, Malaysia dan Youngsan University, Korea Selatan masih dibuka sampai 21 Mei 2019. Silahkan klik link ini untuk informasi lebih lanjut: | http://bit.ly/PosterCTP2019 | Pamflet |

Pengajian dan Buka Bersama Keluarga Besar FH UII

Tamsis, Jumat, 17 Mei 2019 pada pukul 16.00 WIB, diselenggarakan kegiatan Pengajian dan Buka Bersama Keluarga Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia yang diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (FH UII). Read more

Pengumuman Hasil Penilaian Makalah yang Dinyatakan Lulus Call for Papers Simposium HTN Dirjen AHU Kemenhumham RI

PENGUMUMAN
HASIL PENILAIAN MAKALAH YANG DINYATAKAN LULUS

Tim Penilai Call for Paper Simposium Hukum Tata Negara kerjasama antara Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Departemen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, dengan ini menyatakan Hasil Penilaian Makalah Focus Group Discussion (FGD) Simposium Hukum Tata Negara sebagaimana tercantum dalam Lampiran I. Read more

PSH FH UII MENYIKAPI BANYAKNYA KORBAN JIWA DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU 2019

Rilis Media
PUSAT STUDI HUKUM (PSH) FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
MENYIKAPI BANYAKNYA KORBAN JIWA DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU 2019

Pemilu Serentak 2019 baru saja kita lewati. Kita patut berbangga dengan penyelenggaraan kontestasi politik lima tahunan yang berjalan aman dan lancar. Namun demikian, yang perlu disayangkan (disesali) adalah kabar mengenai meninggalnya ratusan petugas pemungutan suara, pengawas, dan aparat kepolisian. Rilis KPU pada Jumat 3 Mei 2019 menyebutkan sudah 412 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia. KPU, melalui komisionernya Evi Novida Ginting belum bisa mengevaluasi peristiwa banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia. Evi hanya memastikan bahwa evaluasi akan dilakukan setelah rekapitulasi secara nasional rampung.

Jumlah korban hingga ratusan mengundang keprihatinan banyak pihak, tidak terkecuali entitas akademik kampus.

Berangkat dari hal di atas, Pusat Studi Hukum (PSH) Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia sebagai entitas akademik merasa terpanggil untuk memberikan pernyataan dan sikap sebagai berikut:

1. PSH FH UII menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya petugas KPPS, pengawas, dan aparat kepolisian. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa mencatat segala kebaikan yang telah ditorehkan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Mereka adalah pejuang demokrasi yang layak mendapatkan tempat yang istimewa karena kegigihan menjalankan tugas konstitusional dalam rangka memastikan penyelenggaraan pemungutan suara hingga rekapitulasi yang menjadi tanggungjawabnya dapat berjalan lancar.
2. PSH FH UII menyatakan prihatin atas banyaknya korban meninggal dunia dan ribuan petugas yang masih dirawat di beberapa rumah sakit.
3. PSH FH UII meminta kepada pemerintah untuk memaksimalkan upaya dalam rangka mencegah munculnya korban baru. Jumlah korban meninggal yang mencapai angka ratusan bukan jumlah yang kecil dan dianggap enteng.
4. PSH FH UII meminta kepada KPU dan pejabat yang berwenang untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas penyelenggaraan pemungutan suara sampai dengan tahapan rekapitulasi hingga menimbulkan banyaknya korban. Sejauh ini, PSH FH UII belum melihat ada lembaga Negara yang secara tegas menyatakan telah atau sedang melakukan evaluasi mengenai penyebab ratusan nyawa melayang.
5. PSH FH UII meminta kepada Presiden RI untuk membentuk tim yang khusus menyelidiki penyebab meninggalnya ratusan petugas KPPS. Tim dimaksud diharapkan dapat menemukan secara pasti akar permasalahan yang menjadi penyebab kematian ratusan petugas KPPS dimaksud. Sejauh ini, PSH FH UIII hanya melihat beberapa pernyataan orang per orang pejabat yang menyatakan bahwa meninggalnya ratusan petugas KPPS adalah akibat kelelahan, sementara pernyataan resmi dari lembaga penyelenggara pemilu belum pernah disampaikan.
6. PSH FH UII mendorong Pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang penyelenggaraan pemilu serentak. Kajian dimaksud diharapkan menjadi panduan bagi revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum agar tercapai penyelenggaraan pemilu yang baik dan memastikan kedaulatan rakyat dapat dimanivestasikan. PSH FH UII juga mendorong, agar di masa yang akan datang, penyelenggara Pemilu (KPU) dapat mempersiapkan penyelenggaraan pemilu dengan sebaik-baiknya salah satunya dengan membentuk pedoman pelaksanaan yang mudah dipahami dan diimplemetasikan oleh penyelenggara pemungutan suara.
Demikian rilis media ini disampaikan kepada rekan-rekan media cetak dan elektronik. PSH FH UII berharap agar penyelenggaraan pemilu di masa-masa yang akan datang dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan rakyat.

Yogyakarta, 3 Mei 2019
Kepala PSH FH UII

Anang Zubaidy, SH., MH.
081 21 555 001