UNES Semarang (15/3) Mr. Susanto salah satu tendik FH UII berhasil menghantarkan mahasiswa UII menuju ke Mens Runner Up dan Womens Third Place pada Kompetisi Liga Mahasiswa Badminton Yuzu Isotonic Central Java and Special Region of Yogyakarta Conference di Universitas Negeri Semarang 10-15 Maret 2020.

Congratulations, UII Faculty of Law Team as the Quarter Finalist and the National Exhibition Team to Represent Indonesia in the International Round of the Philip C. Jessup International Law Moot Court Competition 2020.

Oralists:
Ardya Syafhana 16410028
Rafi Nasrulloh M. Romdoni 16410106
Alfi Nurjannah 18410637

Reseachers:
Rukma Hermawan 18410672
Annisa Aulya Putri 18410696

Manager:
Arif H. Husnan 18410699

Coaches:
Christopher Cason, J.D. LL.M.
Nur Gemilang Mahardhika, S.H., LL.M.
Meiske Iriyani, S.H.

Supervisors:
Nandang Sutrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D.
Dra. Sri Wartini, S.H., M.H., Ph.D.

Dean Research Grant Batch VI untuk periode Tahun 2019 telah terlaksana dengan baik. Dean Research Grant yang diselenggarakan tiap tahun ini memperebutkan Piala Dekan FH UII. Dr. Abdul Jamil, SH., MH dan Dr. Drs. Muntoha S.H,M.Ag. selaku Dekan dan Wakil Dekan berharap kompetisi ini menjadi budaya bagi para mahasiswa. Hibah penelitian bagi mahasiswa secara khusus diselenggarakan untuk menarik minat dan bakat mahasiswa khususnya dalam pengembangan ide dan gagasan serta kreativitas dalam membuat karya tulis dibidang hukum. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang mengadopsi penelitian PKM-P yang diselenggarakan oleh Kemenristek dengan tujuan untuk membiasakan mahasiswa terlatih dengan teknis yang ada pada penelitian Dikti. Read more

Alhamdulilah. Tim Kompetisi Internasional Humanitarian Law Mootcourt Fakultas Hukum UII memperoleh Juara III.

Terimakasih atas doa, dukungan, dan bimbingan Bapak Ibu semua yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Mohon doanya agar pada lomba-lomba berikutnya diberikan kemudahan dan hasil yang terbaik. Aaamiin.

Alhamdulillah mahasiswa Fakultas Hukum UII merebut juara III karya tulis ilmiah (KTI) diajang ” Diponegoro Law Fair 2019″ Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (UNDIP) pada tgl. 25-27 Oktober 2019. adapun Untuk kti juara 3
1. Aprillia Wahyuningsih 2017
2. Putra Adibil Anam 2018
3. Laily Nur Aisah 2018

Mahasiswa Fakultas Hukum UII kembali menorehkan prestasi di kompetisi Diponegoro Law Fair yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dengan tema “Distribusi Keadilan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam”. Dalam kesempatan ini FKPH FH UII mengirimkan dua team yang terdiri dari Kompetisi Debat Nasional dan Karya Tulis Ilmiah. Adapun delegasi dari FH UII untuk Debat Nasional terdiri dari Estri Solikhin 2018, Jihan Sekar Putri 2018, dan Dewi Irawati 2018. Sementara itu, untuk Karya Tulis Ilmiah terdiri dari Aprillia Wahyuningsih 2017, Putra Adibil Anam 2018 dan Laily Nur Aisah 2018.

Dalam debat nasional terdapat 11 mosi yang terkaitg dengan Distribusi dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam. Kemudian untuk gagasan yang ditawarkan oleh perwakilan Karya Tulis Ilmiah adalah Percantuman Masyarakat Adat dalam Kontrak Bagi Hasil Gross Split. Untuk kompetisi Karya Tulis Ilmiah FH UII berhasil merebut Juara 3. Tentunya keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan doa para dosen FH UII yang telah meluangkan waktu dan pikirannya untuk perjuangan mahasiswa.

Sebagaimana yang diungkap oleh perwakilan delagasi Aprillia Wahyuningsih “Alhamdulillah. Meskipun Terdapat beberapa kendala dan kesulitan yang dialami dalam proses persiapan kompetisi ini. Tetapi, kesulitan ini juga dibarengi dengan semangat serta kemudahan yang diberikan oleh dosen pembimbing serta teman-teman yang lain sehingga tidak menyurutkan semangat untuk mengukir prestasi.” Di samping itu, harapannya semoga FH UII tidak hanya menorehkan prestasi di kanca Nasional tapi juga dapat berkarya dan berprestasi di tingkat Internasional.

Senin (28/10) Mirani Desi Ekowati, S.E. mengikuti Kompetisi Tendik Akademik Berprestasi Nasional di Convention Center Hall Jakarta Pusat. Bersaing dengan 10 tendi berprestasi lain yang berasal dari Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta. Prestasi yang membanggakan bagi UII yang telah mengantarkan 2 tendik terbaiknya dalam kompetisi kancah nasional.

Mirani Desi bersama Riyanto berangkat ke Jakarta pada Sabtu, 26 Oktober 2019 dengan mengemban amanah mempresentasikan program pengembangan pelayanan Tugas Akhir berbasis Teknologi Informasi.

Mahasiswa Fakultas Hukum UII kembali menorehkan prestasi di kompetisi constitusional Law Festival Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi RI. Dalam kesempatan ini FH UII mengirimkan dua team di cabang artikel ilmiah dan legal drafting yang keduanya berhasil masuk ke final. Adapun delegasi dari FH UII untuk Legal Drafting terdiri dari Elfian Fauzy 2017, Taufiqurrahman 2017, Kanza Latunhi Rayes 2016, Reza Zubarita 2016, dan Zihan Tasya Maharani 2017. Sementara itu, untuk Artikel Ilmiah terdiri dari Rahmadina Bella 2017, Yustika 2017, dan Arrival 2018. Gagasan yang ditawarkan oleh tiap perwakilan untuk Legal Drafting berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang tentang Peradilan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota dan untuk Artikel Ilimah Penguatan Putusan MK dalam Sistem Hukum Nasional.

Untuk kompetisi Legal Drafting FH UII berhasil merebut Juara 2 dan Berkas Terbaik. Tentunya keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan doa para dosen FH UII yang telah meluangkan waktu dan pikirannya untuk perjuangan mahasiswa. Sebagaimana yang diungkap oleh perwakilan delagasi Taufiqurrahman “alhamdulillah tentunya saya dan temen-teman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak/ibu dosen FH UII karena telah membantu menyumbangkan ide dan gagasan untuk delagasi sehingga kami berhasil menorehkan prestasi dikanca Nasional, dan juga kepada Bapak Allan yang telah menemani kami saat di Brawijaya, semoga segala kebaikan beliau menjadi amal jariyah, Amin Ya Allah.” Di samping itu, harapannya semoga FH UII tidak hanya menorehkan prestasi di kanca Nasional tapi juga di Internasional.

Banda Aceh (31/08) Susanto salah satu tendik Fakultas Hukum UII berkesempatan mendampingi Kontingen 02SN XII Propinsi D.I. Yogyakarta.  Even bergensi tingkat pelajar nasional tahun ke 12 ini diselenggarakan di Banda Aceh dari 25 sampai 31 Agustus 2019. Olympiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA dan SMK) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia digelar di Stadiun Harapan Bangsa Aceh.

O2SN tahun 2019 ini diikuti oleh 612 peserta dari 204 SMA-SMK dari berbagai penjuru Indonesia. Dari sekian peserta kemudian terbagi masing-masing menjadi 136 atlet SMA dan 68 atlet SMK untuk cabang atletik. Selanjutnya 68 atlet SMA dan 68 atlet SMK pada cabang Bulu Tangkis, dan 136 siswa SMA dan 68 pelajar SMK pada cabang olahraga Pencak Silat.

Salah satu pebulutangkis dari Yogyakarta, walaupun belum mendapatkan emas, namun tetap harus puas dengan mengantungi medali perunggu. Alvianto panggilan keseharian untuk anak MAN 1 Yogyakarta telah meraih juara 2 pada cabang Bulu Tangkis O2SN 2019.

Alhamdulillah, kembali mahasiswa FH UII Syahdan Dwi Rahmatullah memperoleh penghargaan “Inspiring Youth 2019″ dalam kegiatan Seoul 44 th World Peace Youth and International Conference on BLLSH 2019 di Korea”.

LIMUN (London International Model United Nations) adalah acara tahunan LIMUN Foundation. Menyambut lebih dari 2500 delegasi ke ibukota kosmopolitan besar Inggris selama tiga hari dalam perdebatan intensif dan kegiatan sosial yang menarik. Edisi ke-20 London International Model United Nations (LIMUN) berlangsung selama 22 Februari – 24 Februari pada 2019. Peserta akan bertindak sebagai diplomat dari salah satu negara di dunia dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan diberikan kesempatan untuk mewakili negara tersebut di dalam council dengan cara menganalisis dan dalam debat formal tentang situasi dan isu-isu terkait negara preferensi. Delegasi akan memiliki perspektif kami sendiri sambil memecahkan masalah, berdiskusi dan menggabungkan pikiran untuk membuat solusi terbaik yang dapat memecahkan masalh-masalah global (yang menjadi topik di council terkait). Read more