Pos

Jombang (UII News) – Rombongan Dosen Muda Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dipimpin oleh Eko Riyadi, SH., MH. Sabtu, 19 Agustus 2017 berkunjung ke Pesantren Tebuireng, Jombang dengan rombongan 12 orang dosen muda. Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk silaturahmi kepada para ulama terkemuka di Jawa Timur sekaligus untuk mensosialisasikan program beasiswa santri dari Universitas Islam Indonesia. Read more

FH UII Selenggarakan Sarasehan Refleksi Akhir Tahun Penegakan Hukum Di Indonesia
FH UII Selenggarakan Sarasehan Refleksi Akhir Tahun Penegakan Hukum Di IndonesiaTamansiswa, (22/12) Persepsi diawal tahun 2015 ini ternyata tidak diikuti dengan semangat melakukan penegakan hukum lebih baik dan propersional oleh lembag-lembaga hukum yang ada, bahkan dalam perjalannya banyak terjadi akrobat hukum yang salah satunya kembali berulang kasus “ cicak VS buaya” sesi II.
FH UII Selenggarakan Sarasehan Refleksi Akhir Tahun Penegakan Hukum Di IndonesiaTamansiswa, (22/12) Persepsi diawal tahun 2015 ini ternyata tidak diikuti dengan semangat melakukan penegakan hukum lebih baik dan propersional oleh lembag-lembaga hukum yang ada, bahkan dalam perjalannya banyak terjadi akrobat hukum yang salah satunya kembali berulang kasus “ cicak VS buaya” sesi II. Selanjutnya, persoalan korupsi di Indonesia masih menjadi masalah di Indonesia yang tidak kunjung selesai, bahkan korupsi telah berevolusi dalam praktik kenegaraan, bukan saja pada level penyimpangan hukum dan kewenangan akan tetapi korupsi telah tersistematik melalui upaya legislasi yang yang melemahkan berbagai peran strategis lembaga anti korupsi seperti KPK. Terakhir, peristiwa yang cukup menyita perhatian kita yaitu kasus perpanjangan kontrak freeport yang berujung pada kegaduhan politik di senayan.
Daftar peristiwa diatas bukan dalam maksud membuat kita semakin apatis. Namun justru diharapkan mampu menjadi pelecut semangat untuk terus berjuang mewujudkan idealitas. Berdasarkan pemikiran tersebut, menjadi sangat penting bagi Fakultas Hukum UII dan bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) komisariat FH UII untuk menggelar Sarasehan “ Refleksi Akhir tahun Penegakan Hukum di Indonesia”. Acara yang diselenggarakan pada 22 Desember 2015/ 12 Maulud 1436 H di Ruang Sidang Utama Lantai 3 FH ini menghadirkan pembicara diantaranya Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, SH., SU serta Dr. Burso Muqoddas, SH., M.Hum.
Dekan FH, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum dalam sambutannya menyampaikan denagn perkembangannya, ilmu hukum sangat penting untuk selalu dipelajari terutama oleh para genersai muda. Ditambahkan beliau bahwa FH akan selalu berperan aktif dalam sumbangsih pemikiran- pemikiran hukum yang ada di Indonesia.
Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, SH., SU menyampaiakan beberapa catatan refleki akhir tahun terkait hukum dan politik di Indonesia, diantarnya yang pertama adalah hubungan Presiden dan DPR, yang pada awal pemerintahannya sempat didahului dan diikuti oleh ketegangan anatara DPR dan Presiden. Kemelut politik ini akhirnya dapat diselesaikan menurut bingkai cara-cara hukum tata negara sehingga pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya. Selanjutnya, beliau juga menambahkan beberapa cacatan hukum dan politik lainnya yang terjadi sepanjang tahun 2015 yaitu Penyelenggaraan Pemilukada serentak di Indonesia, Konflik antar penegak hukum antara KPK-Polri serta keributan terkait perpanjangan kontrak Freepot.
Dr. Busro Muqqodas, SH., M.Hum dalam paparannya menyampaiakn beberapa catatan penting yang terjadi selama tahun 2015, yaitu Demokrasi yang mengalamin kelumpuhan konsep, makna dan fungsinya dalam sistem, mekanisme, proses dan praktik kekuasaan yang dkuasai dan dikendalikan oleh pihak tertentu. Beliau juga menambahkan bahwa tahun 2015 dan 10 tahun sebelumnya, terjadi prosees pencurian keuangan dan perekonomian negara oleh dan melalui kekuasaan yang sah hasil pemilu dan pilkada. Sektor-sektor terpenting secara sistematik dihisap melalui sejumlah peraturan yang direncanakannya ( corruption by design).
Pada sesi terakhir acara sarasehan, disampaikan pernyataan sikap Fakultas Hukum UII, yang mana salah satunya adalah negara harus meningkatkan peran untuk mengembangkan dan menjadi kehidupan yang harmonis dan toleransi antar agama, karena agama memberikan ajaran moral yang tak pernah usang.
Bekali mahasiswa baru fakultas hukum uii degan study skill
Bekali mahasiswa baru fakultas hukum uii degan study skillTamansiswa (1/9). Sekitar 536 Mahasiswa baru FH UII mengikuti Pekan Raya Silaturahmi dan Perkenalan (PERADILAN) FH UII selama 2 hari pada tanggal 17-18 Dzulqa’dah 1436 H/ 1-2 September 2015 bertempat di FH UII. Acara tahunan ini merupakan ajang silaturahmi antar para mahasiswa baru dan juga perkenalan lingkungan FH UII.
Peradilan FH UII acara secra resmi dibuka pada Selasa 17 Dzulqa’dah 1436H/1 September 2015 bertempat di Hall parkir FH UII oleh Dekan FH UII, Dr.Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum, selanjutnya acara dilanjutkan stadium general dengan tema “ Islam Sebagai Landasan Keilmuan dan Perjuangan” dengan pemateri Prof. Dr.Mahfud MD, SH., SU dan para mahasiswa nampak antusias mengikuti acara tersebut.
Selama 2 hari berlangsung, banyak kegiatan yang diselenggarakan panitia Peradilan FH UII 2015, salah satunya adalah sesi upgrading yang merupakan forum untuk membuka pikiran para mahasiswa baru tentang makna sebagai mahasiswa, disiplin ilmu yang ditempuh dan gambaran profesi kedepan dimana hadir selaku pemateri Dr.Ni’matul Huda, SH., M.Hum yang juga dosen FH UII dan Rezky Dika, SH yang merupakan alumni FH UII.
Selanjutnya, Peradilan FH UII 2015 ditutup oleh Dekan FH UII , Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum pada hari ke 2 pada 18 Dzulqa’dah 1436H/2 September 2015. Dalam sambutan penutupannya, beliau menyampaikan rasa lega dan bersyukur, karena para panitia Peradilan FH UII 2015 telah melakukan hal yang optimal. Beliau juga menghimbau untuk meneruskan perjuangan hidup untuk senantiasa digemakan, mengingat kampus perjuangan adalah tempat orang-orang yang sedang berjuang, tradisi perjuangan hendaknya jangan sampai hilang, karena hidup itu butuh perjuangan.
Ditambahkan dalam sambutan penutupan ini, Dekan FH UII memberi arahan kepada para mahasiswa baru FH UII untuk mencari ilmu semata-mata karan ridla Allah SWT. “ Pimpinan Fakultas menghimbau agar memaksimalkan proses di FH UII ini dengan mengikuti secara optimal kegiatan lain di luar perkuliahan, setelah masa Peradilan berakhir, kedepannya masih akan ada ONDI, placement test, dan pembinaan keagamaan lainnya agar supaya mahasiwa UII menjadi mahasiswa muslim yang berintegritas, dan semoga FH UII dapat ikut andil dalam mengantarkan mahasiswa sekalian untuk menjadi lebih baik” tutur beliau. Akhir sambutan beliau menambahkan bahwa hidup harus terus dijalani sesuai dengan kehendak sang pemberi hidup, agar hidup ini menjadi bermanfaat. Welcome to Faculty of Law UII, Enjoy the beautiful Atmosphere….

Temu-Wali-2013-FHUII

Cik Di Tiro, 20 Nov 2013. Focus Discussion Group bertemakan “PENGUATAN KELEMBAGAAN PERTANAHAN MENUJU PENGELOLAAN PERTANAHAN YANG ADIL DAN MENSEJAHTERAKAN RAKYAT” diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Badan Wakaf UII Jl. Cik Di Tiro No. 1 Yogyakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka hari jadi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta. Dalam penyelenggaraan STPN bekerjasama dengan Pusat Studi Hukum Agraria (PSHA) Fakultas Universitas Islam Indonesia.

Temu-Wali-2013-FHUII

Cik Di Tiro, 20 Nov 2013. Focus Discussion Group bertemakan “PENGUATAN KELEMBAGAAN PERTANAHAN MENUJU PENGELOLAAN PERTANAHAN YANG ADIL DAN MENSEJAHTERAKAN RAKYAT” diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Badan Wakaf UII Jl. Cik Di Tiro No. 1 Yogyakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka hari jadi Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta. Dalam penyelenggaraan STPN bekerjasama dengan Pusat Studi Hukum Agraria (PSHA) Fakultas Universitas Islam Indonesia. Menghadirkan pakar pertanahan nasional Dr. Muchtar Wahid ahli pertanahan yang pernah menjabat sebagai Sestama BPN Pusat periode tahun 2003-2005. Juga menghadirkan Prof. Dr. Mahfud MD., SH., SU. Guru Besar FH UII sebagai narasumber perundang-undangan.

 Ketua STPN Yogyakarta Dr. Oloan Sitorus, SH., MS. menyampaikan FGD ini bertujuan untuk memperoleh masukan dari para akademisi di UII yang terkenal dengan tokoh-tokoh hukumnya terkait dengan berbagai persoalan yang muncul di bidang pertanahan. Tujuan lainnya adalah terkait dengan masukan ilmiah yang dapat diberikan kepada pemerintah agar menjadi sebuah rekomendasi kebijakan untuk pengelolaan system pertanahan di Indonesia menjadi lebih baik.

Dr. Muchtar Wahid menyampaikan bahwa secara filosofis, tanah sebagai wilayah tanah air merupakan salah satu unsur kedaulatan dan perekat integritas Negara Kesatuan RI. UUD 1945 pasal 33 ayat 3 menegaskan tujuan dan prinsip pengeloaan Bumi dan Air serta Kekayaan Alam untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Tanah sebagai Sumber Daya Alam Utama, sifatnya terbatas dan tidak terbarukan, merupakan tempat kehidupan manusia dan mahluk lain serta ruang keberadaan semua sumber daya alam.

Dengan sifatnya yang statis, tanah harus menampung semua kepentingan kehidupan serta aktifitas pembangunan yang terus meningkat secara dinamis mengikuti populasi dan perkembangan peradaban. Dalam konteks itulah UU 5/1960 (UUPA) tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, sebagai lex superior atas semua undang-undang sektoral sumber daya agraria lainnya, mendesak disempurnakan agar mampu mengemban missinya menciptakan penguasaan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berkeadilan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, simak presentasi dan makalah beliau.

Tamansiswo: , Gelar helatan temu alumni FH UII kembali diselenggarakan  Jumat (28/5) bertempat di gedung Pyramida Jalan Parangtritis. Alumni yang sebelumnya digagas untuk angakatan 79 ini akhirnya melebar keangakatan berapa aja ya mau gabung bisa. Suyudi Rekso Putranto SH selaku ketua panitia menjelaskan bahwa alumni malam ini lanjutan dari temu alumni akbra yang digelas pada akhir Desember 2009 lalu. Para almuni yang berada di wilayah Yogyakarta merasa perlu untuk menyelneggarakan temu alumni ini karena dirasa pada even Desember 2009 alumni yang ada di Yogyakarta belum semua nya bisa hadir.

Kegiatan temu alumni ini diawali dengan kegiatan bakti sosial di panti asuhan yatim putra di wilayah Yogyakarta. Dengan pemberian sembako dan bahan makanan lain hasil dari kumpulan dan kontribusi alumni yang dengan suka rela memberikannya kepada panitia. Kedepan kami para almuni angkatan 79 telah sekapat untuk mengadakan pertemuan rutin setiap tiga bulan sekali,  papar Pak Yudi. Acara malam itu dihadiri sekitar lima ratus alumni dari berbagai angkatan. Hadir pada kesempatan itu Bapak Mahfud MD, jawahir Thontowi, Rektor UII, Dekan FH UII dan almuni FH UII lainnya. Mahfud yang diminta kedepan untuk memberikan sambutan terkait dengan acara ini, mengatakan bahwa sebagai alumni UII saya sangat bangga, bahwa banyak alumni UII yang menjadi penggerak dan motivator pembangunan bangsa ini. Ada Pak Busyro, Pak Artijo, Pak Efda Kasim, Pak Halim, Haris Semendawai dan terakhir ini Pak Salman Luthan. Saya melihat akhir-akhir ini ada semangat bari dari dinamika UII, ada kegairahan baru dalam kehidupan UII. Para alumninya ada kebanggaan baru terhadap UII. Kenapa hal ini telah banyak ditunjukkan oleh para alumninya dalam ikut serta sebagai penggerak kehidupan bangsa dan bermasyarakat. Kata Bung Karno ”JAS MERAH” bahwasannya kita tidak boleh meninggalkan sejarah” itu benar. Artinya kita tetap menjadi umat yang Tawadzu’, begitu pinta Mahfud. Kita harus rendah hati. Sebab menurut sejarah manusia yang congkak, sombong itu akan hancur dan manusia yang baik hati itu akan abadi kebaikannya, ungkap Mahfud didalam sambutannya. Edy Suandi Hamid, selaku Rektor UII yang hadir pada malam itu, merasakan kegairahan baru telah muncul di kalangan UII dan alumni-alumninya. Mereka kembali memberikan kontribusi kepada UII dengan menjadi orang baik, menjadi pejabat yang baik dan terus ikut memajukan UII dengan berperilaku baik di masyarakat maupunh sebagai pejabat negara. Kalau kita selalu bebruat kebaikan tidak hanya pribadi kita saja yang mendapatkan manfaat, namun UII sebagai lembaga penghasil lulusan juga ikut merasakan manfaatnya, Hal ini dibuktikan dengan para alumninya yang sudah mencapai 59 ribuan ini mendapatkan kedudukan dan jabatan penting di masyarakat dan pemerintahan. Terakhir dari alumni FE UII, Bapak Halim diangkat menjadi DEPUTI BANK INDONESIA di JAKARTA., begitu papar Pak Rektor. Terakhir Rektor minta, agar alumni UII selalu memberikan suri tauladan yang baik di masyarakat dan di lembaga kerjanya. Dan rektorpun memberikan ucapan selamat Ulang tahun ke 53 kepada Bapak Mahfud MD (Ketua MK RI) yang pada malam itu hadir. Acarapun ditutup dengan meniup lilin oleh Pak Mahfud dan memberikan kue-kue ulang tahun yang telah disiapkan oleh panitia temu almuni angkatan 79 FH UII ini. Suasan harupun terpabcar dari wajah Pak Mahfud, beliau tidak mengira sebesar itu perhatian teman-teman senagkatannya kepada dirinya. Terima kasih..begitu ungkap Pak Mahfud. Irisan kue pertama kali diberikan kepada Pak Jawahir temen seperjuangan dan senagkatan yang duduk bersebelahan dengannya. Selamat Ulang Tahun Pa Mahfud semoga panjang umur dan sehat selalu. Amin.(sumber: sariyanti)